Thursday, December 13

Apa yang dimaksud dengan “best practices”?

Sering kita dengar istilah “best practices” ketika mendengar orang2 bicara, saya pun demikian. ini istilah maksudnya apa yah? saya pun jadi bertanya2.  hehehe

setelah tanya sana-sini, yang dimaksud dengan best practices adalah implementasi suatu konsep/teknologi yang banyak dipakai oleh indvidual maupun organisasi. jadi untuk memahami best practices, memang harus banyak showan (berkunjung) ke organisasi atau memperhatikan apa yang banyak dilakukan orang2.

Hal menarik yang perlu diketahui adalah, best practices tidak selalu identik dengan teknologi terkini, konsep tercanggih, maupun peralatan mahal. tetapi kembali ke definisinya, sesuatu yang banyak dipakai oleh masyarakat.

saya ambil contoh:

Teknologi selinux, adalah sebuah teknologi security yang canggih di linux, yang mendefinisikan akses ke object unix dan authorisasinya, langsung dari kernel. selinux juga menjadi salah satu materi yang diujikan ketika mengambil sertifikasi redhat. lalu, apakah ini menjadikan selinux diadopsi oleh banyak organisasi? hmm… tidak juga. ternyata banyak server yang tidak mengimplementasikan selinux. database oracle juga merekomendasikan untuk men-disable selinux ketika menjalankan oracle. setelah dipikir2, selinux memang ribet dalam konfigurasinya, dan lebih menantang untuk dipelajari. mungkin karena hal inilah yang membuat banyak orang tidak prefer selinux. lagipula semakin banyak alternatif mengamankan server selain selinux. misal: apparmor, dan virtualisasi.

contoh lain adalah keyboard dengan susunan QWERTY. sebenernya ada juga susunan keyboard lain yaitu DVORAK, yang berdasarkan pengujian ilmiah mempunyai performance lebih baik dari qwerty (orang lebih cepat mengetik di keyboard DVORAK). namun apakah ini menjadi DROVAK di adopsi menjadi standard keyboard? tidak juga. bisa jadi, ini karena orang sudah biasa dengan keyboard qwerty, dan sudah banyak devices yang menggunakan keyboard qwerty.

begitulah sekelumit cerita tentang best practices. ada yang mau nyumbang contoh lain?

URL pendek: http://wp.me/pRkxT-VK

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.