Tuesday, December 7
Shadow

Email adalah media yang buruk dalam berkomunikasi (dalam hal intonasi, gesture, mimik)

Beberapa hari lalu di sebuah milis linux ramai membahas sebuah topik tentang mapping antara ethernet, interface fisik, real interface, serta lokasi fisik dari device tersebut. Diskusi menjadi rame karena menjadi emosional dan merembet kesana-kemari. namun pada akhirnya solved.

satu hal yang menarik dari diskusi ini adalah tulisan moderator milis (ronny haryanto) tentang berkomunikasi via email

Kalo boleh memberi saran, laen kali supaya tidak bertele2 dan tidak ribut, mendingan stick to facts aja dan jangan bawa2 emosi dan urusan pribadi kalo di milis. Email itu adalah medium yg buruk untuk memahami emosi, intonasi dan gesture2 lain yg mudah dilihat kalo ngomong langsung sama orangnya, makanya gampang sekali salah paham, jadi kita juga sebaiknya tidak berprasangka buruk duluan. Kalo ada yg tidak berkenan ya tidak usah ditanggapi, diabaikan aja, simple.

saya pribadi sependapat dengan ini. kalo dipikir benar juga ya, email memang murah, cepat, efektif, dan efisien. tapi disisi lain punya kelemahan yaitu tidak dapat menjelaskan intonasi, mimik serta gesture lain yang penting dalam berkomunikasi.

tentu ini bukan berarti kita menjadi anti dengan email, hanya saja sebagai pengguna, kita perlu sadar akan kelemahan email yang satu ini. tulisan dengan CAPSLOCK yang menyala, atau tulisan “ah”, “yee”, “ngaco”, dll dapat ditanggapi dengan emosi yang berbeda oleh pembacanya. hehehe

jadi menurut saya, sebagai pengirim email, sebaiknya dijaga kondisi hatinya supaya tulisannya tidak terasa emosional, hehehe. sebagai penerima email, sebaiknya juga jangan terlalu sensitif karena belum tentu yang dimaksud pengirim adalah seperti yang kita duga.

URL pendek: http://wp.me/pRkxT-Vq

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.