Saturday, October 20

Kenapa pakai UNIX? atau UNIX-like?

ada yang nanya ke saya:

halo bro, klo bole tw kok bro lebih suka ma sun yg kluarganya unix ya? (maap klo salah nubie 😀 ) kok ga mw window server gitu, habisnya ane baca” katanya bnyak hacker yg lagi gencar” nya hack linux gitu… hehehe
mohon petunjuknya mastah, maap klo ane bnyk tanya, ane penasaran hehehe

kenapa unix? saya akan jawab dari 2 sudut pandang. sebelum lanjut pastikan baca definisi UNIX disini. saya akan bandingkan jika saya pakai windows server.

1. Sebagai personal
sebagai personal, saya prefer UNIX. karena:

  • Stabil, jarang hang.
  • Murah, ngak perlu beli lisensi yang ribet seperti windows.
  • Flexible: unix punya banyak tools kecil yang dapat dirangkai menjadi software yang lebih besar. beda dengan windows yang membuat 1 program besar yang bisa macem2.
  • Gak perlu khawatir virus. Colokin aja USB yang penuh dengan virus ke ubuntu. ntar tinggal delete file yang terinfeksi oleh virus.
  • Saya pernah punya pengalaman buruk dengan virus & malware. udah kapok deh. meskipun ada tools deepfreeze, norton_ghost, mcafee, dll. kalo kena virus ya rusak. butuh waktu lagi buat repair, dan saya ngak suka waktu terbuang hanya masalah sepele.
  • Source code tersedia, sehingga bisa modifikasi. windows ngak bisa begini.
  • Di UNIX, update akan me-replace software dengan yang baru. kalo gagal update ya tinggal rollback. solaris punya feature ginian yang bernama live upgrade. pada kasus windows, setelah update, windows bakal tambah berat, patchnya numpuk, trus buat space harddisk berkurang. akibatnya system tidak responsif lagi.
  • Di UNIX/ unix like, kita bisa explore sampe ke daleman OS. di windows, yang kayak gini dilarang keras di EULA. user dipaksa cuman jadi user ajah, ngak boleh macem2. gimana bisa pinter?
  • Proses di UNIX sifatnya transparan. terlihat jelas siapa melakukan apa, dan bagaimana, init script dan konfigurasi software juga mudah menggunakan text file. di windows, anda perlu utak-atik registry. belom lagi adanya program siluman yang ngak kedeteksi lewat tools normal (ctrl-alt-del)
  • Tidak memerlukan resource hardware yang tinggi jika upgrade ke versi software yang lebih tinggi.

2. Sebagai IT professional/bisnis

Sebagai IT professional/bisnis, kita harus fleksible, tergantung permintaan yang mbayar kita aka. client. hehehe… kita ngasih saran, tapi decision kan ada di tangan customer dunk. So, tinggal ikut aja maunya apa, selesaikan kerjaan,beres, terima upah, pulang deh…

Tentang hacker yang gencar sana-sini, ya ndak masalah toh?
justru target hacker utama adalah windows, terutama windows bajakan karena kebanyakan windows bajakan sudah disusupi malware tanpa disadari pengguna. google juga kapok pake windows. baca disini, sini, sini.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.