Wednesday, June 13

Beli windows OEM = beli windows asli tapi illegal!

91 Comments

  • Yoza

    Pak, OEM itu bukannya juga dijual bebas?

    kalo pada kasus diatas, secara hukum emang salah dalam artian, OEM “hanya” dijual untuk komputer baru / brand-new hardware. Tapi penjual ybs tidak menipu pak, untuk OEM yang non-pabrikan memang ada.

    Jadi OEM ada 2 tipe => oem bundling dengan barang pabrikan (acer,hp,compaq,axioo,zyrex). tipe lainnya OEM yang dijual untuk laptop rakitan.

    CMIIW

    • wah bener ni, klo mau bukti masuk ke link ini https://partner.microsoft.com/en-US/Solutions/oem-partner-center resmi dari microsoft, ada OEM system builder ada OEM reseler πŸ˜€ .
      Tapi yg salah itu klo jual OEM dari contoh DELL yg udah nempel ke pc, tpi kesalahan kita ga ke pihak microsoft tapi kepihak DELL, tpi itu ga masalah bagi DELL tapi ga dapet support 100% oleh dell klo ketahuan, Bisa di bilang jadi nambah kerjaan dell makanya ga boleh. Ibaratkan Bundling XL go di pake di mifi BOLT .
      seharusnya bundling untuk jadi promosi produk dia malah jadi gitu,
      Dan lagi dia seharusnya kan hanya menjamin produknya, ternyata file windows di pke ke produk lain terus komplen karena ada masalah, kan ga bisa ke microsoft harus ke pihak OEM yaitu DELL tadi, jadinya dia jadi ngurusin produk lain yang di luar tanggung jawabnya

  • dear mas yoza,
    maaf, menurut saya tidak tepat.
    jika ada OEM yang dijual bebas, berarti itu bukan OEM namanya. mungkin bisa baca lagi konsep OEM pada analogi diatas.

    Jika kurang jelas juga, silahkan baca http://www.software-asli.com/faq.php#6. silahkan pahami konsep OEM, windows asli, dan windows asli tapi ilegal. disana juga ada link ke microsoft langsung yang menjelaskan persoalan lisensi. jika kurang jelas, silahkan kutip bagian mana yang kurang jelas, kemudian kita bisa bahas disini.

    untuk laptop kosongan, tetap tidak bisa memakai lisensi OEM, namun bisa memakai lisensi FFP. lihat link di atas.

    jika tidak ingin ribet urusan lisensi, silahkan pakai ubuntu.

  • budi

    mas, mau nanya donk mengenai OEM ini.

    saya bingung nih, komputer kantor saya kena virus sality, dan sudah infeksi ke file windows.
    mungkin solusi terakhir harus format ulang windows.

    tapi saya masih takut lisensi-nya hilang, karena saya lihat kotak windows ori-nya, win xp home edition OEM.

    trus saya nanya atasan saya, waktu beli cd windows ini apakah bersamaan dengan CPU-nya. dia bilang tidak, awalnya windows yang dipakai tidak ori, tapi karena takut kena razia akhirnya beli windows ori. (katanya lagi bisa diupdate kok dulu ke microsoft)

    yang beli ini, orang IT lama, skrg dia sudah keluar.

    jadi, apakah dari awal kita sudah ditipu ???

    jadi bingung nih, mohon pencerahannya. thanks

  • budi

    gubrak…
    bos saya ditipu orang IT sebelumnya.
    saya IT dadakan jadi terkejut2, dag dig dug dhueerrr…
    πŸ™ πŸ™

    thanks ya mas atas jawabannya.

  • Sekedar info,

    Microsoft meletakkan license agreement Windows OEM untuk system builder pada bagian luar kemasan. (http://oem.microsoft.com/downloads/Public/sblicense/2008_SB_Licenses/FY08_SB_License_Indonesian.pdf).

    Kesimpulannya jika kita hendak membeli PC / laptop baru, kita bisa gunakan Windows OEM dengan syarat yang menginstall windows OEM itu adalah perakit PC atau pembuat hardware, bukan pengguna akhir.

    lihat nomor 2 pada lisensi system builder

    2. Distribusi Resmi dan Penerimaan.
    Untuk mendistribusikan Perangkat Lunak atau Perangkat Keras dalam Paket ini, Anda harus menjadi Pembangun Sistem dan menerima lisensi ini. β€œPembangun Sistem” berarti pabrik pembuat peralatan asli, seorang perakit, perakit ulang, atau penginstalasi awal perangkat lunak yang menjual Sistem Pelanggan ke pihak ketiga.

    (trik mengakali jika terlanjur beli : minta tolong teman install windows OEM kemudian “jual” pc tsb kepada kita dengan “harga” seikhlasnya..)

    Jadi baik untuk laptop maupun PC desktop Windows OEM tetap bisa dibeli dan digunakan secara sah.

  • Pada Windows OEM ada dua lisensi : satu untuk system builder dan satu lagi untuk end-user.

    Lisensi untuk system builder ada pada luar kotak dan dianggap diterima jika segel dibuka.

    Sedangkan lisensi untuk end-user ada di dalam Windows berlaku untuk pembeli hardware yang telah ter install windows OEM.

    Yang Pak Achmad lihat pada CD adalah tidak dijual terpisah dengan perangkat, itu karena setelah kemasan windows OEM dibuka, maka System Builder dianggap telah menerima lisensi yang tertulis di luar kotak. Dan setelah kemasan dibuka, windows OEM hanya boleh dijual setelah menginstallnya pada hardware / PC yang akan dijual kembali kepada pihak ketiga.

    Windows OEM tidak untuk dijual kembali. Windows OEM ditujukan untuk diinstall pada perangkat yang akan dijual kembali.

  • Sok tau ente gan, ente udah baca belum eula windows.

    OEM itu boleh dipakai untuk PC baru tapi softwarenya melekat pada motherboard dan cpu komputer baru dalam artian kalau kita ganti motherboard maka windows itu ga bisa dipakai lagi.

    Neh ane kasi EULA nya biar ga sok pintar ente gan menyesatkan dan meresahkan orang2

    End user license agreement (EULA) for OEM Windows versions specified the following:

    OEM system builder software packs are intended for PC and server manufacturers or assemblers ONLY. They are not intended for distribution to end users. Unless the end user is actually assembling his/her own PC, in which case, that end user is considered a system builder as well.

  • Nah yang terakhir ini “Unless the end user is actually assembling his/her own PC, in which case, that end user is considered a system builder as well.”

    Artinya kita sebagai end user juga bisa pakai oem

    • ini baru bener ,
      OEM itu = Original Of Manufacturing . Dia ori tapi di produksi/di rakit ulang/di tangani Oleh partner microsoft, misal dell, atau kita sendiri sebagai penjualnya,
      klo kita daftar jadi partner OEM, itu kita di kasih training, mengenal produk kita untuk di jadiin system builder atau di resseler, jadi tau untuk pemasaranya, tentu saja kita terserah bahkan tidak apa” klo kita ambil keduanya dan jenis liesensinya sama πŸ˜€

  • Rama

    Joko : bener mas apa yang dikatakan sama mas Achmad.
    saya awalnya bingung, jadi saya tanyakan saja langsung ke Microsoft. Dan jawabannya ternyata sama kayak mas Achmad.
    So, untuk mas Joko, coba tanyakan saja langsung ke Microsoft supaya tidak salah pengertian.

    Nb : saya juga udah terlanjur beli Windows yang OEM -_-

  • Adhit

    saya iseng browsing2 soal windows oem, nemu di http://www.microsoft.com/oem/en/licensing/sblicensing/Pages/personal-use-license.aspx#fbid=MFfndeKWUL_

    If you are building a PC for your personal use or installing an additional operating system in a virtual machine, you can now purchase OEM System Builder software using the Personal Use License.

    Yang saya tangkep sih kalo kita ngerakit pc atau install windows di VM, maka kita boleh pake windows OEM, tapi lisensinya berubah jadi menggunakan lisensi personal, bukan system builder. Dan sepertinya sih sah2 aja install di laptop ‘kosongan’, di VM aja boleh, kenapa di laptop tanpa OS nggak. Ditambah lagi di akhir laman itu ada FAQ yang salah 1 isinya adalah “bolehkah saya install windows oem di mac?” dan jawabannya adalah boleh. Cuman saya ga tau apakah aturan itu hanya berlaku utk windows 8 saja atau termasuk windows generasi2 sebelumnya.

    CMIIW

  • bagus

    Permisi para profesor sya mau tanya juga,, laptop saya thosiba L515 pada saat beli sudah terinstal windows vista asli,, trus dipake adek sya ,, eh kemudian hari laptopnya eror harus di instal ulang,, yang sya mau tanyakan klo mau tau serial number yang asli gmna?? (Cd instaler hilang dan serial number yang tertempel di belakang laptop udh luntur)
    Mohon bantuannya para profesor ,, trima kasih

  • Andriyanto

    belom pinter tapi sok tau nih. jgn menyesatkan. di pasaran jg ada windows oem. artinya cuma bisa dipakai di satu pc yg itu2 saja. dan gak bisa beda spek

  • Jawaban dari “Microsoft” (apalagi Indonesia) belum tentu juga tepat, karena dia hanya orang yang kebetulan juga pengetahuannya terbatas (pengalaman pribadi), kadang ngomongnya “ngawur”. EULA juga tidak bisa diabaikan begitu saja.

    Baiknya daripada memberikan opini judgement, lebih baik kasih referensi aja, supaya user merujuk pada a,b atau c.

    Menjadi “linux lover” adalah satu hal,
    Menjadi pengguna OEM (Microsoft) adalah hal lain, jadi juga jangan dicampuradukkan.

    salam

    ps: apakah ada yang tahu bahwa membeli CD yang berisi linux distro tertentu juga tidak selalu legal?

    Apakah ada yang sadar, bahwa menggunakan MP3 lagu sembarangan / copy juga ilegal ? (pun dari youtube).
    Hemmm. Coba deh introspeksi dulu.

  • @bagus: waduh jika serial numbernya hilang ya repot. coba tanya aja di tempat beli. jika beli online, bakal dikirimkan serial numbernya ke email kita. cuman tetap saja harus di simpan. hehehe :-p

    @radit: thanks untuk linknya

    @andriyanto: trims telah berkunjung kemari, coba jelaskan saya kepada microsoft indonesia ya. ntar kalo udah ada posting kemari πŸ™‚

    @marsel: ya kalau bukan microsoft indonesia ya trus siapa lagi yang bisa dipercaya? tukang jual CD? ya beberapa distro linux memang perlu subscription (redhat misalnya), kalau mau free tinggal ganti distro kan ya? hehehe

  • Hardy

    Permisi om master2,saya bingung ni.saya mau beli laptop tp masih DOS,dan mau beli windows 10 home secara online di Microsoft.Takut di tipu penjual kalau beli di pasaran hehehe
    Lalu saya gak ngerti nginstal windows nya lewat usb,bisa kasi tau cara nya gak om? Jgn pelit ya hihi
    Kalau misal nya sudah berhasil terinstal itu lisensinya berbentuk OEM atau Retail?
    Kalau saya upgrade ram apakah lisensi windows saya hangus?
    Mohon pencerahan nya om2 yg udah master,maklum saya lagi “gelap” jd minta “pencerahan” nya hihihi

  • Namh

    @Hardy, Untuk diinstall pake USB ada beberapa tahap. Saya belum pernah nyoba sih, coba cek di youtube:

    https://youtu.be/M2JarpNjWbc

    Setau saya, windows 10 itu di-release di USB. Saya baca langsung di website microsoft:

    http://microsoft-news.com/how-to-create-a-bootable-usb-drive-for-windows-10/

    Apakah itu versi OEM ato retail tergantung mas belinya. Karena laptopnya DOS, yg versi OEM jelas mas ga bisa install itu karen satu alasan yg udah jelas, yaitu MAS BUKAN SYSTEM BUILDER dari laptop mas itu. Jadi jangan beli yang OEM. Yg versi retail baru bisa (legal).

    Untuk windows 10 coba liat website microsoft-nya. Di situ dikasih keterangan tentang stiker/label CoA dan USB yang asli itu gimana. Nah di sini juga bermanfaat buat mas biar tau secara langsung apakah yang mas beli itu asli atau bukan. Linknya:

    https://www.microsoft.com/en-us/howtotell/Software.aspx#Packaging

    Mas mending beli dari distributor di Indonesia yang udah terpercaya. Minta sekalian ke orang IT-nya biar di-installin, bilang aja sebagai bonus.

  • Namh

    @Ahmad, saya curious tentang hal ini: kalo memang yg OEM itu hanya untuk laptop?PC tertentu yang dibikin si System Builder itu, kenapa ya di pasaran masih banyak yg jual versi OEM?

    Lalu apakah si system builder mutlakn harus punya lisensi dari microsoft?

    Melihat bagaimana di pasaran versi OEM itu banyak dijual, saya justru mengira yang diceritakan Joko di atas itu ada benarnya.

    Kalo kita ngerakit komputer sendiri, kita bisa disebut system builder. Ini seperti yg di EULA yg mas Joko kasih. Dan ini juga kesimpulan si penulis artikel yang mas kasih link nya ini:

    http://www.zdnet.com/article/is-it-ok-to-use-oem-windows-on-your-own-pc-dont-ask-microsoft/

    Tapi tetap sih. Saya lebih suka cari aman. Saya bukan system builder, jadi prinsip saya:

    Beli laptop yang udah ada OS bawaannya.
    Kalo beli laptop yg ga ada OS bawaannya, beli OS versi retalinya.

  • @hardy: install windows bisa dari media apa aja (CDROM, USB flash drive, dll). yang penting license key nya itu.
    situs microsoft menjual beberapa macam lisensi, tinggal bilang aja ke mereka.

    @namh: saya juga tidak tahu kenapa banyak beredar dipasaran. hehehe :-p. kalau mau lebih jelas, pakai referensi resmi dari microsoft aja…

  • Hardy

    Mas ahmad: iya mas sya tau instal windows nya dr media apapun bisa,yang penting harus beli lecency key nya kan.Kalau ini kan saya beli di situs microsoft.Di situ harganya RP.2.199.999 dan saya misalnya beli langsung di situ mas,trus jenis lisensi saya apakah oem,retail atau yang jenis yang lain? Belum lama kemarin saya ada baca2 kalau beli secara online di microsoft itu jenis nya Volume Licency.Nah di situ saya tambah puyeng hihihihi.Volume licency itu apa benar berlaku kalau saya beli secara online di microsoft? Terus aturan Volume Licency tu gimana mas? Mungkin beda sama OEM & Retail

  • @Hardy: kalau beli online, biasanya dapat yang retail. untuk lebih jelasnya bisa tanya ke yang jual. “Volume license” bukan barang baru di dunia software, ini artinya mirip dengan grosir, yaitu membeli dalam jumlah/volume yang banyak. tentunya karena membeli dalam jumlah banyak, harga per unit akan menjadi lebih murah. πŸ™‚

  • Hardy

    Mas Ahmad: Masalahnya ya itu mas saya bingung mau kontak microsoft indonesia lewat apa? Bisa kasi email microsoft indonesia gak mas,atau yang lain nya gitu biar bisa saya tanyakan langsung ke microsoft nya hihi.
    Di situs ter sebut setelah meng klik beli windows 10 trus selanjut nya kita pilih kuantitas nya.Kalau kuantitas nya 1 ya harga nya RP.2.199.998 dan kalau kuantitas nya 2 harga nya RP.2.199.999 x 2 sampai kelipatan seterusnya.Itulah saya bingung mas kalau saya beli dengan kuantitas 1 buah apakah kemungkinan itu berlaku untuk 1 buah laptop/PC dan mungkin juga bukan termasuk lisensi retail.

    • lukman

      @hardy saya beberapa waktu yg lalu sempat telp ke call centernya microsoft indonesia yg ada di halaman web nya. Petugas call centernya tdk bs bhasa indonesia (sepertinya di alihkan ke call center yg ada di singapura/hongkong. Atau microsoft indonesia mempekerjakan orang asing mumpung era MEA? Entahlah). Dari hasil obrolan dpt penjelasan kalo beli dari microsoft store tergolong retail. Tp krn karena saya saat ini blum bs move on dari windows 7 (versi pak tani) maka saya memutuskan akan beli windows 7 home premium retail dan nanti akan upgrade ke 10 home yg retail jg (otomatis) gratisan sebelum 29 juli 2016. Cuma sulit menemukan windows 7 home premium versi retail, oem bertebaran dimana2. Versi retail windows 10 jg sama sulitnya untuk ditemukan Buat saya, membeli oem sama saja nyusahin diri sendiri. Kenapa?

      1. Masalah licence yg meragukan yg sudah panjang lebar di bahas diatas
      2. Ini yg paling penting menurut saya: Karena kita jd tdk bisa upgrade hardware (prosesor dan mobo). Agan mau tiap ganti/upgrade mobo harus beli windows lagi? Apalagi yg paling apes mobo nya rusak baru sebentar maka sudah pasti harus beli windows baru krn windows oem terdaftar atas serial number mobo yg rusak tadi (meski di ganti baru tipe yg sama persis pun tetap akan hangus licence nya krn serial numbernya udah pasti berbeda dgn mobo lama yg rusak tadi). Kalau rusak di luar masa garansi agan harus keluar uang dobel buat beli mobo+windowsnya. Jadi dr awal sebisa mungkin beli yg retail, hindari oem (jangan tergiur harga yg murah bila tdk ingin repot nantinya)

      • Mas sebelum nya makasi banyak atas info nya yg sangat bermanfaat buat saya.
        Waktu yg lalu saya ad jln2 ke blok sebelah,beliau menuliskan cerita di situ telah membeli windows 10 home di microsoft store dengan harga RP.2.199.999.Beliau menceritakan kalau no license nya otomatis tersimpan di akun microsoft.Jadi gak perlu khawatir kalau no lisense nya lupa setelah instal ulang windows.Saya jg lupa mas cerita beliau kemarin seperti apa.
        Nah di situ saya menyakan jenis lisensinya apa? Dan saya ingin beliau berbagi pengalaman dengan saya setelah beliau membeli windows di microsoft store.Tapi sampai skrg blm di bls mas,mgkin beliau lg sibuk kali hihi
        Saya emg lebih tertarik dengan lisensi retail mas dr pd oem.
        Dan saya tidak percaya jg lisensi yg di jual dgn harga ratusan ribu di dunia maya.
        Nah saya tertarik mas sm microsof store nya paman sam,windows home di jual dengan harga $119.00.
        Masalah di sana untuk regional paman sam.Kalau saya hitung2 lebih murah beli di paman sam karena tgl beli kurs dolar nya.gak nyampai 1,7 jt.
        Jadi kira2 saya bs beli lewat microsoft paman sam gak ya? Atau mas punya saran untuk saya

  • Adhitya

    Jadi intinya mending beli yang retail ato yang oem Gan,trus kalo beli yang retail yang bener itu dimana?
    Ada yang tau yang jual windows retail ga?
    Ane mau beli Gan,cuma mase bingung antara yang retail ato yang OEM..

    • Masalah nya beli windows di microsoft itu gak ada keterangan jenis lisensinya.Itulah yg jd pertanyaan saya yg saya blm dpt jawaban jelas.
      Di situs microsoft kita klik beli windows,setelah itu kita pilih kuantitas nya.Mau beli 1 atau lebih dari 1.Harga windows nya RP.2.199.999.
      Klo beli 2 nanti akan otomatis harganya berubah RP.2.199.999 x 2 dan seterusnya,tergantung kita pilih kuantitas nya.
      Jd sya berpikir,kalau saya pilih kuantitas nya 1 apakah lisensi nya berlaku untuk 1 laptop.
      Coba mas search di google “belu windows 10 home”.Nah nanti mas ada nemukan situs microsoft indonesia,nah mas coba iseng2.
      Mas pilih beli windows 10 home,trus nanti mas di suruh pikih kuantitas nya mau brp bnyak.
      Nah di situ yang saya maksud,apakah kalau kuantitas nya pilih 1 itu akan berarti berlaku untuk 1 laptop/komputer dan lisensi nya tergolonf jenis apa.
      Soalnya kalau kita beli di situ,kita ngunduh langsung file .iso nya.No lisensinya nanti di kirim kan ke akun microsoft kita

  • ya udah kalau merasa bingung kalau beli online karena kendala bahasa inggris, gimana kalau pergi ke kantor microsoft indonesia aja. anda kan bisa telpon juga kan? nanti mereka bisa jelaskan dalam bahasa indonesia. semoga membantu ya

  • Vin

    Gan Achmad Mardiansyah, ane kan dlu beli laptop yg udah terinstall windows 7 home basic, dibagian bawah laptop ada stiker oemnya. Nah, waktu itu windows 7nya ngecrash sehingga diinstall ulang dengan windows 8.1 bajakan. Sekarang ane mau balikin ke win 7 bawaan lagi. Pertanyaannya, bisa gk pake key yg ada di stiker itu, mengingat blom pernah ganti motherboard? Dan gimana cara balikin ke windows bawannya? Karena di paket pembelian saya tidak disertakan kaset installer windowsnya

  • @vin:
    Pertanyaannya, bisa gk pake key yg ada di stiker itu, mengingat blom pernah ganti motherboard?
    ——-
    dicoba aja dulu.

    Dan gimana cara balikin ke windows bawannya? Karena di paket pembelian saya tidak disertakan kaset installer windowsnya.
    ——
    jika beli laptop dengan windows bawaan, penjual harus memberikan installer windows OEM dan keynya ke pembeli.

  • Evanto Flashino Adiwibowo

    Mas Ahmad, saya mau nanya nih… Kalau beli OEM itu illegal, bagaimana kalau mendownload installan Windows 7 yang retail, dari situs ketiga (third-party site)? Laptop saya Windows 7 Home Basic OEM terus diupgrade ke Windows 10 Home, trs hardware laptop saya ada yg rusak, saya coba install ulang ke Win7Basic, dikarenakan saya tidak dikasih CD OEM dari penjual laptop ini, dan tidak menemukan DVD Retail utk Home basic, saya berinisiatif utk mendownload installan Windows 7 AIO (All in One) , installan Windows yg telah dihapus ei.cfg nya, agar semua versi terunlock, pasti mas Ahmad tahu… Saya tanya ke answers.microsoft.com, apakah boleh saya mendownload dari situs ketiga? Installannya asli, genuine, untouched, tak ada crack, keyegen, dll.. Dan saya tunjukkan, serta screenshot ke situ. Dan dijawablah oleh seorang Microsoft MVP, bernama Andre da Costa, katanya itu adalah pilihanmu jika kamu ingin menggunakannya, yah kira-kira seperti ini ‘It is your decision if you want to use it.’. Menurut mas Ahmad bagaimana? Apakah OS laptop saya benar-benar asli a.k.a. Windows asli tapi asli? Hehehe terima kasih atas opininya.

  • Evanto Flashino Adiwibowo

    Ohya sebelumnya, OS Windows 7 Home Basic saya asli, terdapat stiker COA di bawah laptop tertempel.

  • Evanto Flashino Adiwibowo

    Ei.cfg dihapus / diremove itu legal (nanti bisa direstore kembali) soalnya MVP Microsoft Andre da Costa, menyuruh penggunanya kalau ingin menjadikan DVD windows menjadi universal. Berarti Windows 7 AIO (All-in-one) itu legal, insya Allah. Karena hanya diubah ei.cfg nya, yg lain tidak. Mungkin itu saja ya mas, terima kasih atas jawaban mas Ahmad…

  • adnan

    saya instal Windows 8.1 OEM version (original Microsoft) di pc rakitan fine2 aja. OEM disini memang dikhususkan untuk hardware tertentu..tapi OEM itu berlaku setelah kita instal windows di PC rakitan untuk pertamakali..artinya kita boleh instal di laptop non os atau pc yang belum diinstal os (clean instal)..sooo rakitan atau pabrikan gak masalah (belum OEM) setelah dirakit kemudian instal windows OEM maka laptop atau PC tersebut menjadi OEM..saya juga nanya CS-nya MI dia bilang boleh ganti hardware kecuali Motherboard sm harddisk, selebihnya upgrade vga atau memory gak masalah, saya sih meragukan kalo harddisk gak boleh diganti soalnya harddisk hanya tempat penyimpanan data dan system, justru motherboard yang gak bisa diganti sama sekali karena system os microsoft membaca data bios motherboard dan jadi acuan pertamakali aktifasi windows..jadi kalo ganti motherboard trus instal os dengan serial number yg sama akan dianggap illegal

  • Dayat

    jadi..kalau laptop saya terinstal windows 7 bundled/OEM,saya tidak akan dapat instal ulang windows dengan key yang sama lagi?

  • @evanto: ya ndak masalah toh? berarti yang dipakai kan windows AIO toh? bukan windows OEM?

    @adnan: install windows OEM ke PC rakitan? secara teknis bisa aja, bagaimana secara legalnya? sudah konfirmasi ke microsoft?

    @dayat: install windowsnya berarti ke hardware yang sama, dengan CD yang sama, dengan key yang sama.

  • Tolol

    Kalau oem itu sistemnya budling tidak bisa di pindahkan, kalo rusak laptopmu (motherboarnya)hilang jg lah windowsmu mw upgeade pun harus teliti.contoh. kyk topik diatas tuh. Harga lbh murah. Pertanyaan legal ato gak yah jelas legal lah. Itu produk mikrosof. Itu biasa digunakan vendor2 laptop buat narik minat pembeli.
    Kalau retail itu sistemnya bisa digunakan berulang x dan seumur hidup. Harga lebih mahal. Kalo rusak laptopmu beli laptop lagi ato suka upgrade2 bisa lo pasang lagi disitu. Jd gosa lg pusing mikirin os nya lagi. Kalau laptop jadi kebutuhan hidupmu beli yg retail aja. Bisa digunakan seumur hidup. Intinya pada diri sendiri.. Kalo budget kurang ya beli oem aja ada yg jual mulai 300rbuan. Kalo retail tau ajalah brapa.. Haha.

  • Har

    Mau bertanya mas, saya baru saja membeli asus vivobook flip tp201sa dan tanpa sistem windows. Jd untuk pertama kali penggunaan sy coba instalkan windows 10 home edition dan berhasil terinstal, tp setelah beberapa jam kemudian laptop sy pakai utuk browsing tiba” laptop restart sendiri & setelah nyala lagi windows berubah jadi not activated. Jd sy menyimpulkan ini efek penggunaan windows 10 bajakan, nah skg sy berencana untuk membeli windows 10 pro yg original. Tapi mengingat laptop pernah diinstal win 10 bajakan apakah saat sy instalkan win 10 pro original nanti bisa timbul efek penonaktifan windows dr pihak microsoft?. Terimakasih

  • Rio

    Menurut saya bukan illegal, oem disediakan untuk perangkat baru, yg software nya sifat nya menempel pada perangkat(motherboard n HDD) tersebut.konsumen nya bisa pabrik perangkat atau pun perorangan. Sedangkan fpp, disediakan bagi konsumen yg ingin membeli software yg software nya menjadi milik pembeli, bukan menempel pada perangkat.

  • imm

    mas saya mau nanya nih..
    awal pertama kali beli laptop, os nya windows 10 home yang oem dan dikasih cd sama key nya sama penjualnya.. nah sekarang saya pengen ganti ke windows 10 pro karena ada fitur yang sama perlu tapi engg ada di home.. nah pertanyaannya bisa engg jika nanti saya pengen balikin lagi ke windows 10 home yang oem itu trus pake key nya juga..? trus windows 10 pro nya saya beli yang oem atau retail? mohon sarannya mas..

  • Kris

    Semua software, OS, bahkan movie saya original sudah bertahun2, total mungkin sudah menghabiskan 100jt lebih, untuk windows, adobe, plugin2, smithmicro, utilities, anti virus, film2.

    Dulu windows 7 saya OEM install terpisah, karena PC custom bukan pabrikan, ane beli di toko software di luar, langsung tanya ke microsoft pusat (Bukan Seapa), mereka bilang tidak apa2, jaman tahun jebot mereka sendiri yang jual ada 2 pilihan OEM end user dan FPP Retail, cuma memang mereka beberapa kali update TOS-nya, ngga tau kalau sekarang gimana, ngga perduli juga. Perbedaannya kalau OEM licensi nempel ke hardware, ngga bisa ganti motherboard, tapi ngga spesifik ke brand hardware tertentu, kalau FPP nempel ke pengguna, jadi bisa ganti2 PC.

    Yang ilegal itu MSDN karena itu volume license, ini yang biasa dijual di online shop seharga 200rb.

    Sekarang saya pakai Windows10 Retail. Ada masalah atau pertanyaan apapun, team supportnya langsung respond dalam hitungan menit. hahahaaha

    Oiya karena software asli, sudah 10 tahun tidak pernah kena virus atau apapun. Hidup tenang.

    Yang jadi perbedaan juga sejak pakai software asli bisnis jadi lebih lancar, pendapatan meningkat, jadi berkah.

    Kadang ane masih miris gitu lihat perusahaan besar dengan karyawan sampai ratusan orang masih pada pake bajakan, ada audit sogok uang yang besar, padahal itu uang bisa buat beli software original semua komputer, dan masih tetap tidak beli original.

  • Deaninho

    Gan ane mau menghalalkan pc ane tp ane bingung banyak yg jual lisensi di online shop dari 50rb sampe 500rb mengaku halal dan original sedangkan di web aja 2jt-3jtan.. Tapi ane agak ragu, mau make linux tp ane ga ngerti bahasa pemrograman kurang friendly user katanya..
    Mohon pencerahannya solusinya makasih gan

  • @deaninho: ya berarti:
    – tanya penjualnya: ini lisensi apa
    – tanya micrisoft: apakah yang dijual orang tersebut benar resmi ngak?
    – coba belajar pakai linux. nanti didalam linux bisa kita install virtual box kok jika ingin memainkan windows

  • abdul

    sedang online ya mas ?
    ini aku beli windows 8.1 oem..
    legal kan ?
    ouh ya,, aku beli dari reseller resmi yg tercantum di web micrsot ind,, dan yg jual mengatakan boleh ko menggunakan windows lisensi oem walaun kita end user,, itu katanya eula terbaru,,
    ouh yaa, sampean orang microsoft indonesia y ? ko kayak ngeyel dan bener2 tau soal eula ?
    maav klo ada kata yg kurang tepat,,
    ini aku juga lagi cari pembenaran,, soale aku sdh beli windows oem sejumlah 2,, retailnya 1,,,

  • @abdul:
    sedang online ya mas ?

    tidak

    ini aku beli windows 8.1 oem..
    legal kan ?

    kalau dari definiso diatas. tidak.

    ouh ya,, aku beli dari reseller resmi yg tercantum di web micrsot ind,, dan yg jual mengatakan boleh ko menggunakan windows lisensi oem walaun kita end user,, itu katanya eula terbaru,,

    diatas itu jugq eula. kalau eula sekarang berubah, coba paste kemari. biasakan baca langsung dari sumbernya, bukan dari katanya

    ouh yaa, sampean orang microsoft indonesia y ?

    enggak. saya mac user sekarang. hahaha

    ko kayak ngeyel dan bener2 tau soal eula ?

    saya orang yang berpendapat berdasarkan sumber resmi, bukan katanya

    maav klo ada kata yg kurang tepat,,
    ini aku juga lagi cari pembenaran,, soale aku sdh beli windows oem sejumlah 2,, retailnya 1,,,

    bagus!. cari data yang fair… jangan yang cuma menguntungkan aja. cek informasi dari sumber resmi dan asli, bukan katanya

  • nah coba agan sendiri ada bukti dari microsoft mengatakan oem windows ga boleh dibeli?
    Dari agan sendiri ya, jgn katanya oke.
    Dan pendapat agan.

  • nah coba agan sendiri ada bukti dari microsoft mengatakan oem windows ga boleh dibeli?
    Dari agan sendiri ya, jgn katanya dan pendapat agan sendiri oke.

  • Chris

    Terima kasih mas atas infonya.. Saya ingin tanya. Saya beli laptop di salah satu toko elektronik di mall jakarta semacam electronic solution, best denki, dsb. Laptop tersebut sudah ada windows ori-nya. Tapi tidak ada stiker di bawah keyboard atau belakang laptop. Apakah itu tidak masalah?

  • yudsky

    soal “peralihan” legalitas, saya jadi teringat pernah baca artikel, ternyata di US dan EU berbeda aturan. Dalam artikel tersebut yang dibahas adalah soal game. DI EU, menjual game digital bekas diperbolehkan, sedang di US tidak. Nah, apakah berarti aturan soal lisensi (baik software maupun game) menyesuaikan aturan daerah tersebut?
    dasar dari hal tersebut, menurut aturan EU, pembeli punya hak bebas barang digital mau diapakan juga boleh, seperti halnya barang fisik. Karena pembeli sudah membeli barangnya.

    Saya sendiri punya windows ori bawaan laptop, tapi karena DVD nya ga kebaca pas install ulang, saya terpaksa pakai versi copyan.Nah, gmn itu, bukankah saya msih punya hak dari pembelian yang ori yang tidak bisa kepakai karena DVDnya rusak.

    • Biasanya kalo windows oem udah ada di partition recoverynya tinggal instal ulang,
      Klo masih ada lisensinya fine” aja mas asalkan sesuai dengan windows bawaannya nanti kalo beda suruh masukin lisensi baru

    • @yudsky Biasanya kalo windows oem udah ada di partition recoverynya tinggal instal ulang,
      Klo masih ada lisensinya fine” aja mas asalkan sesuai dengan windows bawaannya nanti kalo beda suruh masukin lisensi baru, ya bedanya nanti ada beberapa driver bawaan mas yang ga terbaca jadi harus nyari” lagi

    • @lucky ga bajakan mas, klo bajakan ngapain itu microsoft buat windows oem, tapi kalo misalkan dari generasi windows sebelumnya mau di upgrade mendingan beli yang versi retail, karena klo di indonesia banyak penjual yang nakal, windows oem tuh biasanya ga lepas dari hardwarenya, karena windows oem cuma bisa 1 PC ga lebih gan

      • Ada penjual yang windows oemnya udh dipakai di perangkat lain jadi automatis lisensinya ga berguna, dari pada sayang cuma jadi pajangan nah penjual itu menjual windows oem tadi, ya kurang lebih begitu, tapi klo windows oem dijual klo ada garansinya sih fine” aja selama lisensinya masih bisa digunakan

  • Harijanto

    Pakai saja ENDLESS OS yg berbasis Linux, sudah siap pakai dan support bahasa Indonesia. Bisa didownload di website-nya.

    Vendor besar seperti ASUS & ACER sudah memakainya pada laptop mereka sejak Juni 2017 sebagai pre-install OS, menggantikan DOS (sebab kalo DOS cenderung orang mengisinya dgn Windows bajakan).

  • Mau nanya nih gan, laptop bawaan saya windows 10 oem single language , tapi kalo speksifikasi dari hpnya bawaannya free DOS, jadi windowsnya tuh klo beli baru gitu harus retail atau oem ?

  • Gp

    Windows OEM ditujukan untuk penggunaan dalam satu laptop / PC saja. Jika dalam bentuk DVD, Windows OEM akan merekam nomor serial hardware (biasanya motherboard) dari PC tersebut ketika diaktivasi. Setelah itu kamu tidak akan bisa menggunakan Windows tersebut di laptop / PC lainnya.
    Baik Windows OEM DVD ataupun pre-installed juga bakal membatasi kamu dalam melakukan upgrade hardware. Ketika kamu ganti motherboard misalnya, maka Windows tersebut sudah tidak bisa digunakan lagi dan tidak valid karena dia masih terhubung dengan kode serial motherboard yang lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.