Tuesday, September 29
Shadow

Skill apa yang perlu saya pelajari supaya bisa dapet kerja?

Kokcharov Skill Hierarchy 2015Ada yang nanya ke penulis setelah membaca artikel ini (Skill supaya dapet kerja).

“skill apa saja yang diperlukan di dunia kerja? yang bisa saya kerjakan sendiri?”

jawaban saya, yang paling baik adalah kamu perlu tahu diri kamu sendiri, “what are you gonna be?”. Anda itu mau jadi programmer, sysadmin, HLR engineer, UNIX engineer, atau apa? setelah tahu, barulah cari skill yang diperlukan untuk posisi tersebut (Skill supaya dapet kerja).

Bicara tentang skill, harus katakan bahwa beberapa skill akan lebih bagus hasilnya jika ikut training atau berada di environment yang mendukung. misal skill bahasa asing (perlu orang yang mengkoreksi anda), skill pemrogramman (jika stuck dengan sebuah problem & susah nanya), skill peralatan telco (karena barangnya ngak ada dipasaran), dan mungkin skill lainnya. tidak lupa juga skill non-technical karena memang perlu ketika setelah kerja & seleksi kerja. misal, kemampuan menjawab dengan baik, kemampuan berkomunikasi dengan baik, kemampuan berbahasa asing dengan baik, kemampuan presentasi, dll (Skill supaya dapet kerja).

“bagaimana kalo saya belum tahu saya maunya apa?” wah ini yang susah. jadi orang harus kenal diri sendiri mas. kalo memang masih bingung, ya harus cari informasi sebanyak2nya, buat table comparison, cari info di google, dll. Mengingat usia penanya sekarang, sudah saatnya untuk tidak bingung, dan siap untuk dilepas & mandiri.

“bagaimana mencari tahu apa yang saya mau?” Saya suka dengan lagu potret (usia 17)

“Biar mereka coba semua selama itu tak berbahaya, Biar mereka mengerti hidup “

Maksudnya adalah coba aja semua skill selagi masih muda. Agar lebih ngerti hidup anda sendiri, apa yang anda mau, dan mengerti bahwa orang hidup itu tidak mudah. Teknisnya: coba2 aja semua skill (programming, sysadmin, photoshop, web designer, dll), kemudian pilih yang cocok dengan anda. Tidak perlu ikut2an, karena kalo ngikut orang, anda hanya akan jadi bayangan, bukan jadi orang. jika orang yang diikuti hilang, bayanganpun lenyap.

“wah, kalo gitu perlu banyak waktu dong?” itulah gunanya usia muda, usia untuk bereksperimen.

Perlu diingat, mengasah skill pasti akan butuh resources (uang, waktu, tenaga), karena itu anda perlu cermat dalam memilih skill yang anda kuasai.

Seperti ditulis pada artikel sebelumnya, setiap lowongan pasti ada requirementsnya anda bisa pelajari disitu. Atau browsing lowongan kerja sebanyak2nya kemudian rangkum skill apa saja yang diperlukan. atau bisa juga google ini. jangan lupa buat networking seluas2nya, buat teman sebanyak2nya (note: facebook friends adalah BUKAN REAL FRIENDS), karena bisa jadi lowongan dari situ juga.

semoga bermanfaat

versi pendek URL: http://bit.ly/i1fIkQ

9 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.