Saturday, October 20

Plagiarisme & lisensi illegal salingsapa.com

UPDATE: email kedua dari jcows

Diskusi di milis masih terus berlanjut terkait dengan berita 3 bocah jago IT. hal yang dibahas adalah sekitar plagiarisme, pro plagiarisme, salingsapa.com, dan lisensi. rupanya mungkin ada yang masih bingung antara plagiarisme dan lisensi. OK, kita bahas satu-satu.

Tentang plagiarisme. Definisi plagiarisme dapat dilihat disini, yaitu:

Plagiarism is taking the ideas or words of others and passing them off as your own. Plagiarism is a type of intellectual theft.

Penetapkan sesuatu adalah plagiarisme pun ada prosesnya:

  1. ada klaim. klaim/pernyataan ini berisi bahwa seseorang membuat sebuah produk yang merupakan hasil karya sendiri bukan copy dari orang lain. bentuk klaim ya macem2, di UNSW, kita wajib membuat pernyataan ini setiap kali kita submit assignments, papers, atau exams. isi pernyataan intinya adalah bahwa yang ditulis dalam assignments/exams/papers adalah hasil kerja kita sendiri, bukan copy dari orang lain.
  2. setiap klaim harus ada references/buktinya. jika dalam paper kita menulis, “indonesia’s internet penetration is the highest in asia” kita perlu nyebutkan siapa yang bilang begitu, dan harus tulis referencesnya apakah itu sumbernya dari research kita, atau dari tulisan/research orang lain?
  3. Kemudian ada pengecekan atas klaim & referencesnya. proses pengecekan ini biasanya dilakukan oleh supervisor, lecturer, penguji, atau publik. nah jika referencesnya salah, atau tidak mencantumkan references, maka paper hasil karya kita adalah plagiarism. dan di UNSW, plagiarism adalah kebuah kejahatan akademik. tidak ada alasan bagi kita untuk pura2 lupa dengan plagiarism. karena setiap student baru yang masuk, UNSW mewajibkan tiap student untuk agree terhadap policy plagiarism.

Saya masih inget dulu ketika ikut academic-preparation program sebelum masuk kuliah. dalam paper saya, saya menulis “with internet, computers could communicate effectively without any barriers”. saya pun dikoreksi, “apa benar without any barrier?” saya jawab, “yes, the internet provides us a barrier-less communication”, kemudian ditimpali lagi, “can you prove that? what about firewall, filtering, and some other stuffs like that?”, ups.. saya pun mengerti kesalahan saya.

Tentang lisensi, definisinya dapat dilihat disini. pendeknya, lisensi itu adalah seperti surat ijin untuk menggunakan sesuatu. nah tergantung jenis lisensinya, tidak semua lisensi itu harus bayar. sekali lagi, silahkan baca lisensi aplikasi ketika mendownload sebuah software. beberapa lisensi yang terkenal adalah microsoft license, GPL, dan BSD.

Jika anda mendownload source code aplikasi, kemudian anda rubah, kemudian menutup source code tersebut, kemudian anda compile, trus jual ke konsumen, dan kemudian anda katakan bahwa aplikasi tsb adalah anda yang buat 100%, maka adalah salah besar jika anda mengembangkan dari aplikasi yang berbasis GPL (meskipun GPL itu opensource). kalo mau model yang liberal begini, ya download aplikasi yang lisensinya BSD. dalam dunia software, jika cara kita menggunakan software tidak sesuai dengan lisensi yang menyertai software tersebut, maka itu disebut software illegal.

di milis, ada rekan yang pro plagiarisme. Alasannya, plagiarisme adalah akal2an barat supaya kita ngak maju2, so kalo indo mau maju, maka harus pake plagiarisme. dueg… kaget saya baca ini. plagiarisme kok dibiarkan? saya sendiri adalah seorang akademisi & praktisi, dan pernah juga ngajar mahasiswa.

plagiarism level di kalangan mahasiawa benar2 parah. seenaknya aja copy paste punya orang. dia tidak tahu, bahwa pengecekan references juga semakin mudah dijaman ini. student yang comot dari internet, pengecekannya ya juga pake internet. jika ada paragraf bagus yang “too good to be true” kita bisa minta google untuk periksa.

ohya, mencontek adalah plagiarism loh ya. silahkan cek parahnya anak2 sekolah yang mencontek ketika ujian. jika plagiarism terus dibiarkan, maka: pantas jika banyak pembajakan di indonesia, industri software ngak berkembang (ngapain bikin software kalo cuman dibajak?), cari kerja pun akan susah karena industri ngak percaya lulusan perguruan tinggi (baca disini, disini, disini, disini), ujung2nya jelek untuk indonesia juga toh?

Terkait dengan salingsapa.com ada beberapa hal yang yang menarik disini:

  • terkait dengan plagiarism. salingsapa.com mengklim bahwa situs salingsapa.com mengklaim bahwa dia menciptakan situs salingsapa.com. menciptakan berarti dari tidak ada menjadi ada, baik dari sisi nama domain, maupun aplikasi yang dipakai disana. beritanya ada disini dan disini. klaim ini gugur karena setelah diperiksa, (dengan fasilitas view source) salingsapa menggunakan CMS jcows. sehingga berdasarkan definisi plagiarism diatas, salingsapa.com dianggap melakukan plagiarisme. ketika salingsapa.com melakukan klarifikasi bahwa situs tersebut bukan buatan sendiri, maka tidak menjadi plagiarisme. salingsapa akan dicap plagiat semenjak buat klaim sampai melakukan klarifikasi.
  • terkait dengan lisensi. salingsapa.com jelas tidak membuat sendiri softwarenya, melainkan mencomot dari jcows. karena itu harus tunduk pada aturan main dari jcows. salingsapa mengklaim bahwa dia membeli cms dari jcows. ok, saya pun berinisiatif mengecek kebenaran klaim tersebut. biar jelas duduk perkaranya. nah dibawah ini hasilnya:
  • saya tulis disini isi emailnya: (anda juga bisa konfirm sendiri ke jcows untuk cek & recheck)

Hello,
Salingsapa.com has no a commercial license, and is illegally using our product.  We will have our lawyer to deal with it someday.
Thank you for your reporting.
Best Regards,
Bruce

Semoga menjadi lebih jelas sekarang.

Tujuan tulisan ini bukan untuk sirik2an terhadap salingsapa.com. melainkan kritik positif terhadap media pemberitaan. saran saya untuk salingsapa.com, sebaiknya menulis klarifikasi langsung di website atas pemberitaan media yang ada. Sehingga publik tidak perlu heboh begini, yang pada akhirnya menurunkan image salingsapa.com (atau malah sebaliknya?). hehehe :-p

Saran juga, untuk panitia lomba IT, penyelenggara ITB, media, atau panitia yang semacam ini, sebaiknya mengecek juga plagiarism & lisensi dari peserta. kan kasian toh kalo bermasalah dikemudian hari? udah di cap bagus dan dianggap seperti pahlawan, kemudian dihempaskan jatuh. publik sekarang tidak bodoh, informasi bisa dengan cepat disebar.

url pendek: http://bit.ly/e6zelV

30 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.