Monday, December 16

Tips melamar pekerjaan: yang sopan dan jangan maksa

[this is a true story…] Jadi ceritanya, pada hari ini ada seorang job seeker yang kelakuannya bikin saya gelang2 kelapa: sudahlah ngak sopan, skillnya masih newbie pulak. berikut ini kutipan chatting saya dan dia, nama pelamar disamarkan menjadi tuan bossy (karena kelakuannya seperti big boss). Bagian yang ada di dalam tanda () adalah pikiran saya, tidak ditulis ketika chatting dengan Tuan bossy.

Tuan bossy: he (saya kaget, ini ada orang tidak dikenal tiba-tiba kirim pesan via chat message. tanpa salam, tanpa apapun. tidak sopan. ya saya diamkan saja dia, mungkin message nyasar)
Tuan bossy: he (eh, setelah beberapa lama dia kirim lagi. biarin aja ah…)
Tuan bossy: he (eh, dia masih kirim message lagi. hmm.. kliatannya perlu dijawab deh)
me: who is this? (saya pikir ini orang asing, jadi saya reply dengan bahasa inggris)
Tuan bossy: ini xxx kamu hrd yah (oh, ternyata dia orang indonesia)
Tuan bossy: 😐
me: no. xxx sendiri apakah HRD?
Tuan bossy: bukan, saya pencari kerja (yeeee… kirain siapa… ternyata job seeker)
me: oh gitu
Tuan bossy: yah, kita berteman. kamu hrd yah
Tuan bossy: kamu sebagai apa
me: oh saya bukan hrd
Tuan bossy: lalu kamu itu apa (dalam hati saya, “pale lu dodol” ngomong ngak pake tata krama. tapi tetap tenang brur, tidak boleh emosional menghadapi tuan ini)
me: saya project manager. dalam project saya, saya perlu programmer
me: kalo kamu berminat apply, silahkan saja
me: jika ada teman yang berminat juga ok
Tuan bossy: boleh pak. saya lagi butuh nih (tumben brur, sekarang ente manggil ane “pak”)
me: lihat disini ya: http://achmadjournal.com/2012/09/19/lowongan-php-programmer/
Tuan bossy: Sudah pak. Terima Kasih .. moga kita bisa jadi mitra kerja. amin…..
## jadi si tuan bossy ini membaca halaman diatas, dan mengirimkan CV dan persyaratan lain ke saya.
## persyaratan beliau sudah saya terima dan kemudian saya balas emailnya yang berisi pertanyaan teknis seputar pekerjaan. misal: tentang SQL query, join, versioning, dll
Tuan bossy: sudah saya terima. trus kapan kerjanya (whatt?? jadi kliatannya, tuan bossy ini sudah terima email saya tanpa dibaca isinya. kan di sana saya minta dia jawab pertanyaan teknis saya toh? loh tau-tau kok dia tanya kapan kerja?)
me: kamu udah baca emailnya? (ini saya tanya lagi untuk memastikan dia baca email dari saya)
## eee dodo eee… kemudian dia reply email saya. bagus dong? tapi jawabannya itu yang bikin geleng-geleng lagi. pertanyaan saya dijawab sangat singkat oleh beliau. misal:
## tuliskan pengalaman anda ketika membuat aplikasi berbasis HTML-PHP-css? jawaban tuan bossy: saya bisa
## tuliskan pengalaman anda ketika meembangun aplikasi PHP yang berbasis OOP, PDO dan transaction? jawaban tuan bossy: saya bisa
## jelaskan sejauh mana anda mahir dengan SQL & RDBMS? silahkan tulis contoh kasus penggunaan fungsi aggregate & join? jawaban tuan bossy: saya mahir
## dan seterusnya dan seterusnya dan jawabannya juga sama. hehehe :-p batin saya: mantab kali lah pak cik satu ini…
## pada bagian akhir email saya ada sebuah tugas untuk membuat aplikasi sederhana. dimana harus dikerjakan dahulu sebelum maju ke tahap selanjutnya.
Tuan bossy: sudah. saya bisa. mau cepat kerja nih pak (loh… kok maksa?)
me: oh kamu kerjakan dulu tugasnya ya
me: jika kami lihat kamu bisa, maka akan terus ke wawancara
me: tolong baca specnya
me: tolong baca spec yang ada di mindmap dengan seksama ya (jadi saya buat spec pekerjaan dengan detil: tabel yang dibuat, halaman login, dst)
Tuan bossy: wkwwkwk… masih belajar pak
Tuan bossy: belom jago
Tuan bossy: heheeh (yeee… kalo belum jago mah yang sopan atuh kang…, diluar sana banyak yang high-skill tapi tetap sopan)
me: oh ok
me: sampai nanti ya, mohon jika ada pertanyaan dikirim lewat email

kesimpulan:

  1. kalo melamar kerja itu yang sopan. jika belum pernah bicara dengan orang tersebut gunakan salam: siang pak, selamat pagi, dear sir… bukan langsung “he”.
  2. melamar kerja bukan membabi buta: lihat dulu requirementnya
  3. melamar kerja itu jujur & berikan buktinya: jangan cuma tulis “bisa ini dan itu” tapi buktikan hasilnya. akan lebih baik anda buat portofolio hasil karya yang telah anda buat. jadi employer dapat dengan mudah melihatnya

semoga berguna bagi yang membaca 🙂

ohya ini ada gambarnya:

email_maksa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.