Achmad Mardiansyah's Journal

manage your knowledge by writing it

Apa itu Network Engineer? Program studi apa yang dapat menjadikan Network Engineer?

with 6 comments

Network Engineer in action

Network Engineer in action

Ada yang bertanya ke saya:

Mas saya mau tanya,saya ingin sekali menjadi network engineer,nah saya minta saran mending ngambil t.telekomunikasi atau t.informatika ? Makasih mas sebelumnya di tunggu ya jawabannya

OK mari kita bahas dulu, apa itu network engineer?

Network Engineer adalah nama sebuah pekerjaan (profesi) yang mempunyai tugas untuk mengurusi jaringan komputer/telekomunikasi di sebuah organisasi. Network Engineer akan dianggap berhasil ketika Jaringan yang dikelolanya dapat berfungsi baik, stabil, dapat diakses/digunakan oleh user, dan mendukung tujuan organisasi.

Beda network engineer & network administrator?

sama aja. kedua istilah ini sering ditukar2 penggunaannya

Kenapa perlu ada network engineer?

networks_work_because_of_me_network_engineer_tshirt-ra56f9b6450fd47c0b50e3067d4c0201e_vjfe2_512Karena organisasi tersebut menggunakan teknologi networking untuk berkomunikasi antar anggota via komputer, laptop, handphone, dll. Jika organisasi tersebut masih tradisional (misalkan transfer data menggunakan flashdisk yang dibawa kesana kemari, tidak ada wifi, tidak ada kabel jaringan) maka tidak perlu ada network engineer disana.

Bedanya dengan Telecommunication (telco) Engineer?

Telecommunication engineer itu sebenernya network engineer juga, tapi perangkat yang diurus oleh orang tersebut adalah perangkat telekomunikasi yang dipakai oleh operator telekomunikasi. misal sentral, HLR, IN, MSC, BSC, dll, dimana perangkat-perangkat ini memang bukan konsumsi umum.

Perusahaan XYZ menggunakan jaringan, tapi kelihatannya tidak ada network engineernya disana?
ya biasanya kalau perusahaan masih kecil (3-10 orang), maka jaringannya juga sederhana. mereka cuma mau connect ke internet saja, sharing printer, dll yang sederhana. maka dari itu, kebutuhan akan network engineer belum ada. fungsi pengelolaan jaringan biasanya jadi satu dengan bagian IT.

Apa yang dikerjakan oleh Network Engineer sehari-hari?

unblock youtube pleaseee....

unblock youtube pleaseee….

Dalam melakukan tugasnya Network Engineer tidak behubungan langsung dengan end-user, jadi mereka ngak mengurusi laptop yang hang, tinta printer yang habis, printer ngadat, komputer bervirus, dll yang berhubungan dengan end-user.

Yang dikelola oleh Network Engineer adalah perangkat-perangkat networking seperti router, switch, hub, firewall, modem, access point, cable. Dalam penjabaran teknisnya, seorang network engineer akan:

  • melakukan monitoring. misal: apakah ada traffik yang aneh?, kenapa di grafik ini ada peningkatan traffik yang tiba2 pada jam 11 malam?
  • melakukan troubleshooting. misal ada user yang komplain ngak bisa mengakses wifi, maka network engineer akan mengecek kenapa user ini tidak dapat mengakses wifi? apakah ada problem di network, atau komputer dia yang error?
  • Seorang network engineer haruslah fasih dalam menggunakan protocol analyzer (misal K-15 atau wireshark) untuk analisis network
  • membuat planning & topologi jaringan supaya mudah dalam troubleshooting. misal alokasi IP address, VLAN, routing, dll
  • mengaplikasikan keamanan jaringan. misal membuat aturan firewall (memblok akses ke network tertentu, website tertentu, dll)
  • membuat bandwidth management, agar tidak terjadi rebutan bandwidth antar user.
  • remote support atau on-site support. tidak jarang, diluar jam kantor network engineer masih ditelpon terkait dengan problem network dimana perlu dilakukan aksi segera
  • seringkali dalam melakukan pekerjaannya, pengetahuan akan hal lain akan sangat membantu dalam troubleshooting jaringan. misal mengetahui cara database bekerja lewat network, mengerti operating system, dan juga mengerti programming juga

apakah perlu mengerti wireless juga?

jika ada jaringan berbasis wireless, tentu seorang network engineer perlu punya skill tentang wireless.

Skill/kualifikasi apa yang diperlukan oleh NE?

bicara skill, tentu saja tidak lepas dari vendor perangkat jaringan, misal: cisco, mikrotik, juniper, brocade, tp-link, dll. pada tahap awal, pemula wajib mempunyai dasar jaringan yang baik (pemahaman OSI layer, TCP/UDP, IPv4, ethernet, dll), setelah itu belajar konfigurasi perangkat kerasnya. akan jauh lebih baik jika seorang network engineer memiliki sertifikasi sebagai bukti dari keahlian & pengalamannya.

Kalau begitu saya perlu masuk program studi apa di universitas agar menjadi network engineer?

dunia industri lebih tertarik kepada sertifikasi keahlian jaringan daripada ijazah jurusan telekomunikasi/informatika/teknikkomputer/dll. industri lebih mengenal sertifikat CCNA, CCNP, CCIE, MTCNA, MTCRE, MTCWE daripada ijazah S1 dari jurusan XYZ. cisco misalnya, membuat kurikulum networking untuk pengguna yang sama sekali buta dengan networking. sehingga tanpa perlu masuk ke kuliah formal, orang awam bisa menjadi network engineer.

Apakah universitas X mengajarkan skill networking?

ya tanya langsung ke program studi yang bersangkutan dong: kirim email, telpon, lihat websitenya, dll. Tanya mereka apakah sekolah tersebut menawarkan program sertifikasi internasional atau hanya kuliah jaringan komputer saja (dimana pengajarnya mungkin juga tidak punya sertifikasi keahlian)?

Salarynya gimana?

salary tergantung dari beberapa faktor:

  • kemampuan finansial organisasi. perusahaan kecil ya gajinya biasanya juga kecil karena jaringannya tidak kompleks. perusahaan besar biasanya besar juga salarynya
  • skill & pengalaman engineer. pengalaman sedikit, sertifikasi masih sedikit, tentu salarynya lebih sedikit.

Apakah Network engineer bisa jadi expatriate (kerja di luar negeri)?

kita harus berterima kasih kepada organsasi yang membuat standard networking (IEEE, ITU-T, OSI, DoD, dll), sehingga seluruh dunia menggunakan standard yang sama. dengan demikian, skill yang digunakan untuk melakukan konfigurasi perangkat networking di indonesia adalah sama di negara lainnya. tentu saja, skill teknis tidak cukup untuk jadi expatriate. anda perlu punya skill tambahan agar dilirik customer luar negeri. misal mampu menjelaskan issue networking dalam bahasa asing, mampu menjelaskan problem dengan logis & runut dalam bahasa asing, mampu menulis repot dalam bahasa asing, dll. intinya, penguasaan bahasa asing adalah kunci utama jika ingin jadi expat. Indonesia sudah banyak memiliki network engineer yang handal, tapi sangat jarang diantara mereka yang mampu berbahasa asing dengan baik.

semoga berguna bagi pembaca.

Written by Achmad Mardiansyah

June 30th, 2014 at 10:21 am

6 Responses to 'Apa itu Network Engineer? Program studi apa yang dapat menjadikan Network Engineer?'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to 'Apa itu Network Engineer? Program studi apa yang dapat menjadikan Network Engineer?'.

  1. wah terima kasih , jadi ngerti apa yang harus saya lakukan untuk kedepan

    gusty

    25 Jun 15 at 14:21

  2. Proud to be a network engineer.
    thank for sharing mas Achmad smoga bermanfaat.

    dayday

    16 Sep 15 at 12:08

  3. @gusty & dayday: thanks sudah berkunjung ya 🙂

    Achmad Mardiansyah

    17 Sep 15 at 22:29

  4. artikelnya sangat bermanfaat, begitu juga dengan postingan yang lain, jadi betah baca-baca disini hehe ..makasi om achmad

    rizal

    17 May 16 at 00:45

  5. @rizal: terima kasih telah berkunjung kemari ya 🙂

    Achmad Mardiansyah

    27 Nov 16 at 14:16

Leave a Reply