Achmad Mardiansyah's Journal

manage your knowledge by writing it

Sukses kuliah: asessment

with one comment

Pada serial sukses kuliah kali ini, kita akan membahas topik yang sering jadi digosipkan oleh student: asessment (penilaian). ini adalah topik abadi yang ngak bakal pernah padam karena selalu saja ada issue. hehehe :-p berikut ulasannya

Kenapa ada ujian ? kan di negara maju tidak ada exam?

Begini ya, ujian itu diperlukan untuk mengukur pemahaman/kemampuan siswa dalam memahami mata kuliah. Siswa kan jika ditanya, jawaban yang sering dikatakan adalah, “bisa pak/bu”, “mengerti pak/bu”, “paham pak/bu”, “sudah pak/bu”, ya berarti tinggal kita cek toh? kalo anda tidak mau ujian, ya tidak perlu datang saja, jika perlu buat sekolah sendiri saja sehingga bebas mau ngapain aja. btw, ini negara maju mana yang anda maksud tidak ada exam? kalau ngak ada exam/test, trus mengukur kemampuan orang caranya gimana? pakai dukun? pakai feeling? percuma dong bela-belain ada sertifikasi? sertifikasi kan ujian juga tuh?

Maksudnya mungkin tipe ujiannya di negara maju itu beda, tidak seperti disini yang closed book, paper based, dst?

Siapa bilang? di indonesia tipe ujian juga banyak kok sama seperti di luar negeri: ada yang online, take home exam, open book, open note, dst. di luar negeri juga ada yang masih closed book, paperbased, dst. yang perlu anda ingat baik-baik adalah: open book/note exam bukan berarti lebih mudah dari closed book exam.

Kenapa dosen XXX susah banget ngasi nilai?

Hal yang perlu diingat oleh siswa: perkuliahan itu seperti game (sepakbola, badminton, tennis, dll). sebelum mulai, pasti ada briefing dulu tentang aturan main kan? (coba ingat2 lagi meeting pertama). disana dijelaskan komponen penilaian, rubrik penilaian (misalnya ini), dll. ngak percaya? coba ke http://moodle.bie.telkomuniversity.ac.id, dan masuk ke salah satu kuliah yang sudah dibuat.

Kemudian, anda harus tahu bahwa yang menentukan nilai adalah anda sendiri, because you are the player, bukan dosen/asisten. tugas dosen/asisten adalah cuma mencatat score. itulah kenapa pada awal perkuliahan kita ambil foto2 siswa: siapa saja yang ingin dapat A/B dst. kemudian sepanjang mata kuliah kita monitor janji anda yang ingin dapat A/B. ngak percaya ada foto? lihat gambar dibawah:

Kenapa dosen YYY mudah banget ngobral nilai?

baca disini

Saya sudah belajar mati-matian, kenapa nilai saya tidak seperti yang saya harapkan?

ya silahkan lihat rubriknya saja. yang bermain anda, jadi anda sendiri yang tahu diri anda. coba introspeksi lagi deh, jangan cuma nuntut. coba tanya diri sendiri:

  1. Benarkah anda selama 3 jam benar2 fokus belajar? benaren tidak terganggu oleh status facebook teman anda? ngak membalas whatsapp/line/dst?
  2. apakah anda selalu baca materi sebelum kuliah? karena kalau belum baca materi, biasanya akan kaget: ini artinya apa ya? dia tadi ngomong apa ya? dst
  3. benarkah anda benar2 fokus belajar? zahirnya anda terlihat belajar, tapi siapa yang tahu isi kepala anda melayang sampai ke luar negeri?
  4. sudahkah anda memberanikan diri anda untuk bertanya?
  5. sudahkah anda mengkonfirmasi pemahaman anda dengan orang lain?
  6. jika anda tidak paham, sudahkah anda bertanya kepada orang yang tepat?
  7. sudahkah anda gunakan waktu tutorial untuk memperkuat pemahaman anda?
  8. coba tanya diri sendiri, “apakah ada yang salah dalam proses belajar saya?”

Saya selalu belajar bersama dengan teman saya, kami belajar dari sore sampai pagi. lalu, kenapa hasil saya dan teman saya beda?

ya coba tanya diri sendiri kenapa? tugas dosen/asisten kan cuma catat score. selebihnya kan anda yang mengerti dengan diri anda sendiri toh? masa tanya ke kita? dosen/asisten kan tidak tidur & tinggal bareng anda? ya mana kita tahu anda seperti apa?

lagipula urusan kepala orang itu kan barang yang privat, individual. ya artinya setiap orang beda. coba anda pikir deh, “kenapa hasil ujian setiap siswa taruna akademi militer itu beda? padahal hidup disana kan selalu seragam, terjadwal, mulai bangun tidur sampai tidur lagi?”

Saya kan mahasiswa teladan, ganteng, pinter lagi, jadi wakil universitas ke luar negeri loh, saya juga juara lomba X,Y,Z. tapi kenapa nilai yang saya dapat tidak sesuai dengan yang saya inginkan?

ya itu kan menurut anda, bisa bener, bisa salah toh?. lihat rubriknya aja, ngak perlu ngotot, nanti kita ajak orang lain yang juga menilai performance anda. tentu anda perlu bawa referensi yang resmi & bisa dipercaya untuk mendukung pendapat anda

Kenapa perlu bawa referensi (buku, journal, ensiklopedi, dst) ketika melakukan konfirmasi ke dosen?

Yang namanya dunia akademik itu kan sifatnya terbuka, semua orang boleh lihat & belajar. ilmu yang dipelajari di kuliah itu juga bukan barang baru. dosen kan cuma belajar duluan saja dan biasanya punya pengalaman lapangan tentang hal yang diajarkannya itu. tapi belum tentu dosen benar terus, makanya siswa perlu merefer ke referensi jikalau yang dijelaskan tidak sesuai dengan referensi. lagian kalau tidak bawa referensi, nantinya hanya jadi debat kusir. so dosen punya referensi, siswa pun demikian.

—- jadi, —

intinya dosen/asisten itu sangat ingin sekali anda mencapai goal yang anda inginkan. dosen tidak pernah memaksa anda harus dapat grade A/B/C (ada loh siswa yang hanya mau C. really, its OK :-)). karena itu adalah hak siswa. tugas dosen/asisten adalah mencatat score siswa, memastikan siswa mengikuti aturan permainan (tidak nyontek, plagiat, dst), dan membantu anda mencapai tujuan anda.

nah sekarang tinggal anda sendiri pemainnya. jika ingin A/B ya berusahalah lebih keras, cerdas, rajin. Jika hanya ingin grade C, ya biasa-biasa sajalah. semua tergantung goal anda. buang jauh-jauh pikiran bahwa kuliah X itu sulit, karena secara psikologis akan membuat anda terkungkung dan tidak akan maju.

URL pendek: http://wp.me/p4LjCA-13L

Written by Achmad Mardiansyah

March 3rd, 2015 at 9:57 am

One Response to 'Sukses kuliah: asessment'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to 'Sukses kuliah: asessment'.

  1. Kenapa dosen XXX susah banget ngasi nilai?
    kalo di tempatku kuliah emang dari sononya mas susah dapet nilai bagus pada dosen teretentu, yang dapet nilai tinggi cuma bisa dihitung jari sisanya gigit jari… salam hangat dari salam hangat dari speed boat fiberglass

    harga speed boat

    22 Apr 15 at 11:27

Leave a Reply