Achmad Mardiansyah's Journal

Manage your knowledge by writing it

Archive for the ‘religion’ Category

Sidang isbat & kelender islam dari perspektif engineer IT

without comments

Sidang Isbat Penetapan 1 syawal 1432 Hijriyyah

http://www.acehtraffic.com/2012/07/assiaaaam-sidang-isbat-digelar-19-juli.html

Ada kebiasaan baik di tempat saya bekerja saat ini yaitu amil (pegawai organisasi pengumpul zakat) membaca kitab sunnah didepan amil yang lain setiap selesai shalat zuhur & ashar. Setelah sebuah topik dibacakan, kemudian dilanjutkan pada pertemuan berikutnya. Nah kebetulan pada hari ini, topiknya cocok banget dengan kondisi indonesia yang mendekati ramadhan. hehehe 🙂 topik setelah shalat zuhur pada hari ini adalah “penentuan awal ramadhan” dimana memang sebentar lagi pemerintah akan melaksanakan sidang ini untuk menentukan menentukan awal ramadhan.

Read the rest of this entry »

Written by Achmad Mardiansyah

July 19th, 2012 at 3:21 pm

Dunia yang unfair dan pengecut (game theory)

with one comment

rekan-rekan sekalian,

saya tertarik dengan kutipan bung xxx dibawah ini:
“Sesungguhnya mereka (mahasiswa yang tawuran) itu pengecut, berani ya karena rame-rame, coba kalau sendirian”
kutipan diatas menimbulkan kesan, berarti supaya ngak pengecut (fair), ya ngak rame-rame, misal satu lawan satu (sepakat yah)…

trus saya mikir, di dunia nyata, apa masih ada kondisi pertarungan yang fair seperti itu? Read the rest of this entry »

Hidup di sydney lebih islami? benarkah?

with 6 comments

Ketika berkunjung ke sydney, dan merasakan sendiri interaksi dengan penduduknya yang ramah, jujur, teratur, bersih, egaliter, saling menghargai, dan toleran, juga jalanannya yang tidak macet, transportasi publik yang rapi, kemudian membandingkannya dengan kehidupan di indonesia, membuat banyak yang berpikir “hidup di sydney itu lebih islami jika dibandingkan indonesia yang meskipun banyak muslimnya, namun jauh dari nilai islam”. ini adalah pendapat yang wajar karena beberapa nilai-nilai dalam islam adalah bersifat universal ini memang berlaku untuk seluruh umat manusia seperti saling bertoleransi, kebersihan, ketertiban, kejujuran, dll. untuk nilai-nilai universal ini, indonesia memang harus diakui kalah jauh. banyak orang islam, tapi perilakunya bukan islam. Read the rest of this entry »

Mengenal lebih dekat islam sunni & syiah (research kecil-kecilan)

without comments

Setelah membaca artikel ini, ada pengunjung yang tak dikenal berkomentar tentang syiah & sunni. komentarnya bisa dilihat disini. dari caranya menulis, kliatannya orang ini emang udah gemes banget dengan syiah, hehehehe 😆 . santai mas santai… Saya sebagai seorang akademisi yang pernah belajar research baik di indo maupun australia berinisiatif membuat research kecil2an tentang sunni dan syiah.

Tentang research background & tujuan. dimana tujuan research ini adalah untuk mengenal lebih dekat persamaan dan perbedaan islam sunni dan syiah. Sehingga kita lebih clear dalam memahami issue ini. Lebih lanjut lagi, dengan adanya research ini kita berharap ada penjelasan yang lebih baik kenapa ada konflik diantara 2 kelompok ini, dan tentu saja bagaimana jalan keluarnya.  Saya sebagai researcher, tentu saja harus netral, ngak bole emosional, ngak bole ikut2an, ngak bole manipulasi, menggunakan  scientific research method, mengambil data2 dari kedua belah pihak, untuk kemudian diolah.

Bagi saya pribadi, saya lebih senang disebut muslim aja (independent), karena tidak ingin dikotak2an kedalam sunni, syiah, NU, muhammadiyah, PKS, atau lainnya. Dengan menjadi independent, kita dapat lebih bebas belajar dari mana pun yang kita mau, lebih terhindar dari konflik, dan lebih enak untuk mengkritisi. Read the rest of this entry »

Ramadhan di Sydney Australia (berbagi pengalaman)

with 11 comments

last update: 14 sep 2011.

Seorang rekan meminta saya untuk membuat artikel tentang ramadhan di Sydney Australia, dimana topik besarnya adalah practicing islam di luar negeri. Motivasinya adalah ingin berbagi cerita kepada rekan2 ditanah air sehingga punya gambaran yang lebih nyata seperti apa situasi di sydney, mengurangi efek “cultural-shock” bagi rekan2 yang baru pertama kali ke luar negeri terutama dengan tujuan Sydney, dan yang terakhir pastinya, agar kita dapat mengambil hikmah dari sini supaya menjadikan diri kita lebih baik dari sebelumnya. amiiinn…

well… bagi saya pribadi, mungkin karena sebelumnya pernah bekerja dan travelling di beberapa negara dimana kaum muslim adalah minoritas, membuat saya merasa ramadhan disini seperti bukan suatu hal yang baru. maksud saya, tinggal di kota ini, practicing islam disini, serta ramadhan disini, pastilah akan mirip dengan tempat2 yang sebelumnya pernah saya tinggali. hehehe… tentu saja yang beda adalah tempatnya, sydney gitu loh… sebuah kota besar dimana kalo anda ngak kuper abis, atau ngak tinggal di tempat yang sangat terpencil, pastilah pernah denger nama ini. Dan, bukan suatu yang aneh jika banyak yang menganggap sydney sebagai ibukota australia. hahahaha… 🙂 oke, kita mulai ceritanya… Read the rest of this entry »

ngak kreatif ah… cerita lama & plagiat..

without comments


Hari ini ada yang posting dimilis KPII tentang sebuah cerita hikmah. ceritanya dapat diakses disini.

Hmm.. setelah memperhatikan dengan saksama, saya langsung teringat, ada sesuatu yang janggal disini.
Ah yaa… saya ingat sekarang. Ceritanya mirip banget dengan cerita yang di foward rekan saya beberapa tahun lalu di milis lab.

Bedanya, pada cerita kali ini, aktornya adalah ibu2, menggunakan jilbab lebar, dan merk kuenya adalah oreo. yang lain2 adalah sama: airport, membagi kue menjadi dua bagian, kuenya utuh, prasangka, dll. jika ada yang menganggap kebetulan, saya rasa terlalu banyak persamaan pada cerita tersebut dengan versi aslinya disini. Anda bisa bandingkan sendiri deh.

Komentar saya:

  • Isi artikel bagus, yaitu mengajak kita menjauhi prasangka.
  • Namun, akan lebih baik jika memang menulis tentang sumbernya yang asli. jika memang cuman forward aja, ya kasi tau dong ini adalah email yang di foward. kalo reproduce dari cerita yang sudah ada ya kasih tau aja. jujur kan lebih enak toh?
  • jika dibandingkan dengan versi aslinya, cerita ini udah ditambahin disana sini dimana menurut saya malah mengurangi interest dari artikel tersebut.

Written by Achmad Mardiansyah

April 21st, 2011 at 6:54 am

Membantu sesama dan berusaha maksimal agar tidak menyesal

without comments

Suatu hari ketika lagi upload tulisan ke blog. Ada adik kelas saya yang kirim message tentang hijrah ke luar negeri. Adalah wajar jika bertanya, karena adik kelas saya yang bernama lukman ini sama sekali belum pernah pergi keluar negeri, belum pernah punya paspor maupun visa, apa lagi berurusan dengan imigrasi. Jadi masih bingung gitu critanya, ditambah takut dan gugup juga kali yah, hehehe.. Saya langsung teringat pengalaman pertama saya keluar negeri yang masih sibuk sana-sini di hari keberangkatan :-). yah didalam hidup pasti akan selalu ada saat yang dinamakan “pertama kali” toh? karena itu bagi rekan2 yang sudah bukan pertama kali, hendaknya bagi2 pengalaman bagi orang2 yang baru pertama kali. karena pasti tiap orang dulunya adalah seorang newbie.

Bagi saya pribadi, memiliki dan menulis artikel di blog pribadi adalah sarana untuk membantu sesama agar pengalaman pahit yang saya rasakan tidak juga dialami oleh orang lain, juga sekedar membagi tips-tips agar urusan jadi lebih mudah. Kebanyakan artikel yang ditulis disana adalah berbentuk reportase, sebagian besar adalah tentang pengalaman sehari-hari, baik dari pribadi maupun dari rekan lain. Read the rest of this entry »

Pendapat saya tentang orang muslim yang memelihara anjing

with 4 comments

Beberapa hari belakangan, di milis komplek griya ihsani yang saya ikuti, ada topik tentang memelihara anjing bagi seorang muslim. Ini dikarenakan salah satu warganya yang kebetulan ngontrak di rumah saya, memelihara anjing. Inti dari tulisan ini adalah pandangan saya tentang anjing. ditulis dalam bentuk script agar mudah dipahami. jika ada yang kurang tepat silahkan memberi masukan disini. Read the rest of this entry »

Written by Achmad Mardiansyah

July 22nd, 2010 at 12:41 am

Apa itu alquran, tafsir alquran, hadits, fiqh, halal, haram, mazhab, hukum indonesia?

with 2 comments

Tulisan ini adalah pemahaman penulis tentang alquran, tafsir, hadits. jika ada koreksi, silahkan dikomentari.

Q: alquran & hadits itu apa?
A: alquran dan hadits adalah sumber hukum dalam agama islam.

Q: maksudnya?
A: yah, jika memeluk agama tertentu, maka pastilah ada aturan2 dalam agama tersebut kan? nah di dalam agama islam, sumber aturannya berasal dari alquran dan hadists ini.

Q: apakah ada sumber lain?
A: ada. namanya ijtihad. biasanya dituangkan dalam bentuk fatwa dari ulama.

Q: diantara sumber aturan diatas, apakah ada tingkatannya? ada analoginya?
A: ada. urutannya: alquran, hadits, kemudian ijtihad. mirip seperti undang-undang: ada undang-undang dasar yang menjadi dasar dari semua aturan, ada undang-undang perbankan yang berbicara lebih detil tentang perbankan, kemudian ada peraturan lagi yang lebih detil. Begitu juga dengan aturan dalam islam, tidak semua aturan islam ada di alquran. alquran adalah layaknya seperti undang-undang dasar yang memuat prinsip2 dasar dalam islam. aturan ini kemudian diperjelas lagi dalam hadits atau fatwa

Q: aturan apa saja yang dicover sumber-sumber hukum islam diatas?
A: islam adalah the way of life. jadi aturannya mencakup perilaku keseharian kita, bukan hanya aturan berdoa saja, ada juga aturan jual beli, memakai baju, sampai buang air.

Q: apa itu alquran? seperti apa isinya? apakah sudah pernah direvisi seperti UUD? apakah semua isi alquran harus diikuti? kenapa?
A: alquran adalah kumpulan wahyu dari Allah SWT (tuhannya orang islam). Alquran ditulis dalam bentuk buku, dan bentuk ayat-ayat dan surat, dengan menggunakan bahasa aslinya (arab). isi alquran kebanyakan berupa cerita (kisah adam & eve, faraoh, musa, isa, surga, neraka, dll), nasihat, larangan, serta lainnya. karena merupakan perkataan Allah, maka dilarang untuk dimodifikasi sedikitpun. pada jaman dimana belum ada teknologi buku seperti sekarang, isi alquran kudu dihafal. tradisi ini masih berlanjut sampai sekarang. sehingga alquran adalah kitab suci yang orisinalitasnya sangat terjaga. Semua aturan alquran wajib diikuti karena merupakan perintah langsung dari Allah SWT.

Q: apa itu hadits? apakah seperti alquran juga?
A: hadits adalah perbuatan, perkataan, serta persetujuan nabi muhammad (nabinya orang islam). nabi muhammad ini adalah contoh teladan untuk umat manusia, sehingga perilaku beliau menjadi acuan orang islam untuk bertindak. hadits tidak didokumentasikan ketat seperti alquran sehingga ada perbedaan pendapat tentang hadits ini. namanya juga produk manusia pasti ada kurang lebihnya.

Q: apakah hadits ada klasifikasinya?
A: tentu saja ada. berdasarkan tingkatan keasliannya:

  • sahih (asli dari nabi, referensinya banyak),
  • hasan (good, referensinya dibawah sahih)
  • daif (lemah, referensinya sedikit)
  • maudu (palsu, artinya bohong, analoginya seperti HOAX)

Q: apakah ada dokumentasi hadits?
A: ada. ada beberapa ulama yang melakukan dokumentasi hadits. yang sering dipakai adalah bukhari dan muslim.

  • Sahih Bukhari
  • Sahih Muslim
  • Sunan Abi Da’ud
  • Sunan al-Tirmidhi
  • Sunan al-Sughra (al-Nasa’i)
  • Sunan Ibn Majah

Q: bagaimana dengan hukum islam?
A: dari sumber2 diatas, maka dibuatlah hukum islam yang mengatur perbuatan manusia. seperti:

  • wajib, perbuatan yang harus dilakukan. misal: shalat
  • sunnah, perbuatan yang tidak wajib dilakukan, namun jika dilakukan mendapat pahala. misal: senyum kepada orang lain
  • makruh, perbuatan yang sebaiknya tidak dilakukan, jika dilakukan tidak mendapat apa2. misal: main game berlebihan
  • haram, perbuatan yang tidak boleh dilakukan, jika dilakukan mendapat dosa. misal: berjudi

Q: lalu apa itu mazhab? fiqh? dan apa hubungannya dengan hadits?
A: mazhab definisinya adalah paham/aliran yang merupakan hasil pemikiran dari seseorang. kebetulan orang2 ini adalah ahli hadits dan banyak orang yang bertanya ke mereka tentang sebuah kasus/perkara/situasi, kemudian didokumentasikan. fiqh adalah ilmu & proses untuk menentukan status hukum sebuah kasus/perkara/situasi. nama mazhab (disebut juga mazhab fiqh) diambil dari nama ulama tersebut. beberapa mazhab besar yang menjadi rujukan:

  • hanafi. dari imam abu hanifah
  • maliki. dari imam maliki
  • syafie. dari imam syafie
  • hambali. dari imam ahmad bin hambali

Q: apakah mazhab juga sebagai sumber hukum?
A: tidak. yang menjadi sumber hukum utama adalah alquran dan hadits. yang dijadikan referensi orang islam adalah perbuatan nabi, bukan perbuatan para imam tersebut. namun pendapat mazhab bisa menjadi starting point karena kita orang awam dan mereka orang ahli.

Q: apakah semua hadits harus diikuti? contohnya? kenapa?
A: tidak semua hadits harus diikuti. contoh: mempunyai istri yang berjumlah seperti nabi. tidak perlu diikuti karena dalam alquran ditulis bahwa maksimum 4 orang dengan persyaratan ketat. aturan dalam alquran ini keluar setelah nabi telah beristri lebih dari 4. contoh lain: makan dengan tangan, celana digulung, memelihara jenggot, dll. alasannya karena ini adalah bukan wajib. bagi yang mengerjakan dapat pahala (bisa jadi tergantung mazhabnya juga).

Q: bagaimana dengan fatwa? contoh fatwa?
A: fatwa adalah hasil pendapat para ulama pada daerah tertentu biasanya tentang sesuatu yang bersifat baru dimana tidak terdapat pada alquran dan hadits secara ekplisit, namun diambil prinsip dari dua sumber tersebut. misal: fatwa tentang rokok.

Q: bagaimana tentang hukum di indonesia?
A: indonesia adalah negara sekuler yang mengakui adanya tuhan. sehingga sumber hukum di negara indonesia bukan alquran dan hadits melainkan UUD 45 dan undang-undang dibawahnya. sehingga tidak ada kategori hukum seperti wajib, sunnah, makruh, dll. negara sekuler disini didefiniskan sebagai negara yang bukan beerdasarkan pada hukum dari agama tertentu. indonesia adalah negara sekuler yang mengakui adanya tuhan. hal ini dibuktikan dari UUDnya dan pancasila.

Q: saya punya temen yang belajar fiqh, dan dia sering menyalahkan orang karena perbuatan tersebut tidak sesuai dengan dalil xyz…?
A: saya harus mengakui bahwa saya dahulu adalah salah satu orang yang seperti ini, hanya melihat sesuatu dari perspektif golongan saya saja. ternyata saya salah besar. dunia tidak sebesar golongan saya saja. Islam itu universal, fleksible, ada toleransi. sehingga kita perlu berhati2 belajar fiqh agar tidak terjebak dalam situasi “saya selalu benar dan kmu salah“. belajar fiqh tanpa belajar fundamental fiqh seperti toleransi, kerukunan umat, sopan santun, ramah tamah, hanya menjadikan radikalisme.

Q: wah kalo berbeda nanti ngak bisa masuk surga / dapat pahala dong?
A: nabi berpesan, silahkan ikuti alquran dan hadits, insya allah akan selamat (masuk surga). so intinya, kita belajar itu alquran, dan hadits, dan amalkan. terkait dengan perbedaan mazhab adalah manusiawi. namun sebagai manusia, perlu menjaga hubungan baik dengan tidak perlu memaksakan kehendak. Allah tidak pernah tidur, selalu ada dan melihat kita, kita juga dapat berdoa dengan bahasa lokal karena Allah tidak bodoh. Jika sudah berusaha yang terbaik, maka pasti akan diganjar dengan ganjaran yang baik pula.

sekian dulu tulisannya, silahkan dikoreksi jika ada yang kurang

wassalam.

“jangan takut jadi orang aneh” & prasangka sang ustad

without comments

Beberapa hari lalu, ada rekan kuliah saya yang lama banget ngak ngobrol, tau2 kirim email ini ke inbox saya. intinya sih tentang komentar sang ustad tentang situasi dunia saat ini. hehehe

Setelah baca email tersebut, komentar saya:

  • niat artikel adalah bagus, mengajak kebaikan, yaitu tidak perlu malu atau merasa aneh untuk melakukan kebaikan.
  • Jadi ada 2 hal utama disini:
    • Masyarakat umum yang menganggap aneh(mengatakan tumben) kepada orang yang beribadah. Dimana menurut saya, ini adalah hal yang wajar karena sang pelaku ibadah juga melakukan ibadah dengan cara yang tidak biasa.
      • sebelumnya jarang ke masjid, tau2 sering pergi ke masjid
      • sebelumnya ngak pake parfum, tau2 pake parfum.
      • sebelumnya pelit, tau2 tumben ngasih sedekah.
      • sebelumnya ngak pake jilbab, tau2 suatu hari pake jilbab.
      • sebelumnya ngak pernah ngasih kabar, tau2 ngirim SPAM email kayak gini. hehehe
      • Justru itu tantangannya kan? Nabi juga dibilang aneh oleh rakyat kebanyakan pada masanya… Sebelumnya, nabi adalah orang yang adem-ayem, seorang businessman, terpercaya, tau2 suatu hari dia bilang dirinya nabi. Ngak jauh beda toh?
    • Kalo dibaca lagi ceritanya, disaat yang sama sang ustad juga melakukan hal yang serupa yaitu menganggap aneh orang lain. Nah bukannya ini sama aja? apakah karena statusnya ustad, maka ia boleh melabel “aneh” orang lain?
  • Kalo ngak mau dibilang aneh, ya konsekuen dong:
    • lakukan ibadah yang continue…
    • sering2 silaturahim, jangan ngeforward email kalo ada email heboh aja
    • Ya sekedar say “hai” gitu kan juga ngak papa…
  • Ngak perlu lah ditambahin dengan kata2 mistis kalo memforward: “rezeki akan berlipat ganda jika mau nyebarin email ini”. Cyape dweeehhh…. rejeki kan diberi oleh Allah, bukan karena forward email.