Achmad Mardiansyah's Journal

Manage your knowledge by writing it

Archive for the ‘freebsd’ tag

Tentang FreeBSD, server, VPS, colocation, hosting

without comments

Kebetulan ada student yang bertanya ke saya tentang FreeBSD, server, VPS, Colocation, dan Hosting. pertanyaannya cukup banyak, sehingga sekalian saya buat artikel saja untuk ini. saya rasa ada banyak orang diluar sana yang juga punya pertanyaan sama.

Dear Mas Achmad,
1. TIPE DAN UKURAN SERVER
Saya tertarik dengan server AMD dengan pertimbangan jumlah core-nya lebih banyak daripada Intel. Saya sedang mempertimbangan apakah sebaiknya membeli server ukuran 1 Unit atau ukuran 2 Unit?

tergantung kebutuhan. jika punya dana untuk membeli yang 2U, maka mending beli yang 2U saja karena dimasa depan, jika ada kebutuhan upgrade maka dapat dilakukan dengan baik.

Apakah server yang kompatibel dengan OS: RHEL, SLES, dan Oracle Solaris tersebut akan sepenuhnya kompatibel dengan FeeBSD?

biasanya sih, kalo kompatible dengan solaris, juga kompatible dengan FreeBSD. tapi ini belum tentu juga. cara terbaik adalah dengan melihat hardware compatibility list dari FreeBSD.
Read the rest of this entry »

Instalasi lib32 di FreeBSD 9.0, error ketika instalasi virtualbox-ose

without comments

hari ini saya coba install virtualbox di freebsd 9.0 dan error. pesan errornya adalah:

Requires 32-bit libraries installed under /usr/lib32.
Do: cd /usr/src; make build32 install32; ldconfig -v -m -R /usr/lib32
*** Error code 1
Stop in /usr/ports/emulators/virtualbox-ose.
*** Error code 1
Stop in /usr/ports/emulators/virtualbox-ose.

pesan diatas berarti lib32 belum terinstall di system. karena itu perlu kita install dengan cara:

cd /
export DESTDIR=”/”
wget -c ftp://ftp.freebsd.org/pub/FreeBSD/releases/amd64/9.0-RELEASE/lib32.txz
tar -xvppf /usr/freebsd-dist/lib32.txz

OK selesai!
sekarang lib32 telah terinstall dengan baik dan kita dapat melakukan instalasi virtual-box.

Written by Achmad Mardiansyah

April 3rd, 2012 at 11:10 am

how to display information of attached harddisk on freebsd

without comments

kursus freebsd system Administration

Bagi seorang sysadmin, salah satu tugas sehari-hari yang dilakukan adalah menampilkan informasi tentang harddisk yang terpasang ke server.

Tidak seperti linux, FreeBSD mengidentifikasi type device dengan kode sebagai berikut:

ad  – ATAPI (IDE) disk
da – SCSI direct access disk
acd – ATAPI (IDE) CDROM
cd – SCSI CDROM
fd – Floppy disk

untuk melihatnya bisa dicek di directory /dev. namun untuk info yang lebih detil dapat diperoleh dengan cara:

  1. memfilter file /var/run/dmesg.boot. file ini berisi log ketika server dinyalakan. disana terdapat informasi tentang hardware yang terpasang. kita hanya perlu mencari informasi yang relevan saja. contoh:
    # egrep ‘ad[0-9]|cd[0-9]’ /var/run/dmesg.boot
  2. menggunakan tool camcontrol. contohnya:
    # camcontrol devlist

demikian, semoga bermanfaat bagi pembaca

URL pendek: http://wp.me/pRkxT-Xz

Apa itu base-system, update & upgrade di FreeBSD

without comments

FreeBSD mempunyai tools untuk update & upgrade namanya freebsd-update. Tidak seperti distribusi linux dimana kernel dan base systemnya didevelop terpisah, FreeBSD mempunyai base system yang solid dimana “base system” dan kernel freebsd adalah satu kesatuan. jadi core developer FreeBSD selain mendevelop kernel, mereka juga sekaligus mendevelop base-system mereka.

Jika mengambil contoh disto ubuntu, kernel linux didevelop oleh linux foundation yang berada diluar canonical, yang dipimpin langsung oleh linus torvalds. Kemudian oleh canonical, kernel linux dibundel dengan software-software lain dan menjadi base-system.

Base system adalah kumpulan program standar yang menjadi basis sistem operasi. inti dari Operating System kan kernel toh?. tapi apa cukup kalo cuman kernel doang? trus kita ngetik command dimana? untuk itulah diperlukan base-system. contoh program yang termasuk dalam base-system ini: shell (csh, sh), basic utilities (cp, mv, ls, mkdir, cd, rm, rmdir, dll), device management, dll.

Istilah update artinya memperbaharui software yang telah terinstall tapi hanya perubahannya hanya minor saja. hal ini terlihat dari perubahan nomor versi yang kecil misal: dari 9.0-RELEASE-p1 ke 9.0-RELEASE-p2. nomor mayornya tetap sama, yaitu 9.0.
Read the rest of this entry »

Written by Achmad Mardiansyah

November 29th, 2011 at 5:00 pm

Lebih dekat dengan UNIX (linux, solaris, freebsd, mac)

with one comment

Unix, Linux, Freebsd, Solaris, MacOS, adalah nama yang tidak asing bagi insan IT, paling tidak pernah dengar. Walaupun bahkan mungkin ada yang belum pernah lihat sama sekali. Tergantung pada situasi yang dihadapi, ternyata mendengar nama saja tidak cukup untuk mengambil keputusan.

Contoh sehari2 misalkan, ada seorang manajer yang ingin implementasi sebuah system operasi, namun bingung memilih karena minimnya informasi tentang sistem operasi diatas. Tentu saja pemilihan yang baik adalah bukan berdasarkan undian. Kita perlu memilih dengan mempertimbangkan trade-offs yang ada untuk kemudian disesuaikan dengan tujuan/kebutuhan kita. Memilih salah satu dari opsi diatas berarti akan memiliki konsekuensi bahwa kita akan mengalokasikan resources (waktu, tenaga, uang) untuk hal tersebut. Dan seperti yang kita ketahui resources yang kita miliki, umumnya terbatas.

Webinar kali ini akan membahas beberapa system operasi UNIX: linux, solaris, freebsd dari beberapa sudut pandang yang bersifat high-level. misal: dari sisi development, basis pengguna, administrasi system, dll.

Agenda webinar:

  • Sejarah & keterkaitan unix, linux, solaris, freebsd
  • Open mind tentang GLC Learning Center
  • Pembahasan persamaan dan perbedaan dari OS UNIX. Read the rest of this entry »

Panduan Instalasi FreeBSD 8.0

without comments

Berikut ini tutorial panduan instalasi step-by-step FreeBSD 8.0.

Silahkan download disini atau disini.

GLC webinar: FreeBSD, the unknown giant, 5 april 2010

without comments

FreeBSD adalah sebuah sistem operasi UNIX like yang banyak dipakai sebagai server. lisensi BSD yang dimilikinya membuat perusahaan seperti cisco & juniper ikut mengadopsi OS ini. Perkembangan FreeBSD sempat terhambat beberapa lama sehingga muncul linux yang ditulis dari awal sebagai alternatif kernel. bangkit dari ketertinggalan, FreeBSD membuat system manajemen server yang canggih yang memudahkan system administrator. Features ini kemudian banyak ditiru oleh OS lain. Dari sisi development, FreeBSD lebih terstruktur dan terorganisir dengan baik membuat system ini stabil dan robust.

webinar ini akan berbicara tentang overview FreeBSD, beserta implementasinya. Setelah mengikuti webinar, peserta diharapkan mempunyai gambaran tentang seperti apa FreeBSD.

Hari, Tanggal: Senin, 5 april 2010
Waktu, durasi: 18:30 Waktu Jakarta (GMT+7), 1-2 jam
quota: 40 seats. first come, first served
Lokasi: Internet
Speaker : Achmad Mardiansyah
Biaya: free

Cara mengikuti webinar:
1. buat account di campus-glc
2. enroll webinar yang diinginkan “FreeBSD, the unknown giant, 5 april 2010”. lihat instruksi didalamnya.

perusahaan yang minta superman, atau pelamar yang kurang skill?

with 20 comments

Lanjutan dari diskusi lulusan IT mengecewakan:

> klo menurut saya, terkadang perusahaan saat merekrut biasanya
> requirementnya terlalu berlebih, seperi kebutuhan 10 bidang di jadikan
> satu bidang…
>
Read the rest of this entry »

Debian with FreeBSD kernel

without comments

Sembari nyari bahan untuk webinar solaris di tahun baru 2010, saya menemukan info yang menarik seputar debian:

Debian mengumumkan akan menambah opsi kernelnya yaitu FreeBSD. jadi nanti pilihan kernel distro debian ada dua, bisa pake linux atau FreeBSD. untuk aplikasi, ya harus disesuaikan dengan kernelnya dong.  jika menggunakan kernel linux, namanya menjadi: debian GNU/Linux, jika menggunakan freebsd, namanya menjadi: debian, GNU/kfreebsd.

Silahkan lihat beritanya disini dan disini.

Written by Achmad Mardiansyah

December 20th, 2009 at 9:11 pm

kernel conference, brisbane australia

without comments

sekedar mo share info aja.
hari rabu sampe jumat (15-17 july 2009) ada kernel conference di brisbane. topiknya tentang latest issue tentang kernel operating system. pembicara dari macem2: freeBSD, openBSD, linux, sun

agenda bisa dilihat disini:
http://au.sun.com/sunnews/events/2009/kernel/agenda.jsp

salah topik yang banyak mendatangkan pertanyaan peserta hari ini adalah deduplication. feature ini masih testing, tapi sangat menarik untuk diimplementasikan.

contoh kasus deduplikasi:
misalkan kita pake vmware workstation, dan udah buat vm image. kalau kita mau buat vm baru bedasarkan vm image yang kita buat, maka kita tidak perlu copy lagi image tersebut ke tempat yang baru karena vmware bakal ngelink image tersebut dan buat image tambahan jika ada perubahan.
hasilnya:
– hemat space: tidak perlu copy image yang baru
– lebih cepat: karena tinggal ngelink aja.

nah konsep ini yang bakal di implementasikan di ZFS. sehingga jika ada blok yang sama di harddisk, ngak perlu di tulis lagi ditempat lain. tinggal di link aja.
hasil dari testing sejauh ini: space bisa dihemat 40%, speed I/O naik 30%.

buat yang ngak bisa dateng, bisa ikut via internet:
http://www.ustream.tv/channel/kernel-conference-australia
please note: brisbane = GMT+10

Written by Achmad Mardiansyah

July 15th, 2009 at 9:00 pm

Mount file iso under linux, freebsd, solaris, windows

without comments

File iso adalah sebuah format file yang merupakan image dari sebuah CD/DVD. Jadi CD/DVD tersebut tidak dicopy dengan cara biasa (copy-paste), melainkan akan dicopy sector-per-sector kedalam satu buah file iso. setelah kita membuat iso image dari sebuah cakram, barulah file iso ini dapat kita gunakan untuk hal lainnya. misal membakar CD/DVD blank dari sebuah file iso ini, atau me-mount file iso ini agar dapat dicopy isinya.

Untuk anda ketahui, sebenarnya proses menggandakan/copy CD/DVD juga menggunakan file ISO juga loh. CD/DVD yang asli akan dibuat image iso-nya oleh software, kemudian file image ini akan digunakan untuk sebagai source untuk membakar cakram yang masih kosong.

jika anda menggunakan linux, freebsd, solaris, mac (UNIX family) anda dapat menggunakan utility mount untuk memount file iso.

linux:
mount -o loop -t iso9660 thefile.iso /mnt/iso

freebsd:
mdconfig -a -t vnode -o readonly -f /home/iso/file.iso

solaris:
mount -F hsfs -o ro `lofiadm -a /home/image.iso` /mnt/iso

untuk windows, anda dapat perlu menginstall software tambahan. misal: virtual drive, daemon tools, magic iso, atau lainnya.

semoga berguna bagi pembaca

 

Sejarah UNIX yang resmi…

without comments

Banyak buku/artikel yang bercerita tentang sejarah UNIX. namun diantara artikel itu jarang yang mencantumkan sumber resminya.

Sejarah resmi perjalanan UNIX dapat diakses disini. di tulis langsung oleh pemilik nama UNIX. the Open Group.

Written by Achmad Mardiansyah

August 4th, 2008 at 11:03 pm

Apa itu FreeBSD?

with 3 comments

Apa itu FreeBSD?
FreeBSD adalah UNIX−like operating system (sistem operasi seperti UNIX), tersedia gratis di internet, sangat banyak digunakan dalam dunia ISP (Internet service provider), embedded devices, serta bidang lain yang membutuhkan reliability tinggi.
FreeBSD dibuat dari source code UNIX original yang diproduksi oleh AT&T tahun 1970.
Bertahun-tahun yang lalu, AT&T membutuhkan banyak komputer untuk menjalankan bisnis mereka. Saat itu, AT&T dilarang untuk ikut dalam bisnis komputer. Sehingga akhirnya mereka menjual lisensi software mereka beserta source codenya ke universitas dengan harga yang murah. Mahasiswa universitas yang mengakses teknologi ini dapat membaca source code dan belajar bagaimana software tersebut bekerja.
Sebagai imbalan, AT&T mendapat:
– programmer gratis
– patch gratis
– serta para scientist yang meningkatkan kualitas software AT&T
semua orang senang…
Software AT&T yang sangat terkenal dalam lisensi ini adalah UNIX.

kenapa disebut UNIX−like?
Yah, kata “UNIX” adalah sebuah nama trademark (merk dagang) yang dimiliki oleh The Open Group. Jadi kalo kamu punya product operating system, dan ingin diberi nama UNIX, product kamu harus di-certified oleh The Open Group, dan kamu harus bayar uang banyak ke mereka. Karena FreeBSD dibuat bukan untuk profit, maka namanya menjadi UNIX-like.

Bagaimana FreeBSD bisa ada sampe sekarang?
Jika dibandingkan dengan OS yang modern, UNIX original tidak terlalu bagus untuk digunakan. Tapi, karena banyak mahasiswa yang mempunyai source code UNIX, serta banyak dosen yang mempunyai UNIX project untuk mahasiswa, UNIX mengalami perkembangan cepat. Bertahap, banyak useful command dibuat, kemampuan untuk mengontrol “running program” (job control) ditambahkan. Filesystem ditingkatkan kemampuannya seperti yang kita gunakan sekarang.
Perlahan-lahan, seluruh source code UNIX original dicabut dan diganti.
Berbagai universitas yang berkerja dengan UNIX men-share improvement yang mereka lakukan dengan CSRG UCLA (Computer Systems Research Group, University of California Los Angeles). CSRG bertindak sebagai sentral kliring (clearinghouse) dari semua UNIX improvement.
CSRG mendistribusikan source code ini gratis ke semua orang dengan lisensi AT&T UNIX.
Hasil kerjaan CSRG adalah koleksi patches untuk UNIXyang dikenal sebagai Berkeley Software Distribution, atau BSD UNIX. Berkeley juga mendapat donasi DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency) untuk implementasi TCP/IP di UNIX.
Proses ini terus berlanjut sampai waktu yang tidak ditentukan (lamaaaa banget). Kalo kamu lihat copyright statement pada FreeBSD, akan telihat seperti ini:
……………………………………………………………………………………..
Copyright 1979, 1980, 1983, 1986, 1988, 1989, 1991, 1992, 1993, 1994…(until…?)
The Regents of the University of California. All rights reserved.
……………………………………………………………………………………..
YUP!!!, pekerjaan yang lebih dari 15 tahun – seperti mendevelop software seumur hidup. Kenyatan yang terjadi adalah sebagian besar source code UNIX original telah tergantikan & di improve oleh CSRG dan para kontributor. Sehingga source code asli AT&T terlihat sangat-sangat sedikit.

BSD License: BSD Goes Public
Pada akhirnya, pendanaan CSRG berhenti. Setelah beberapa pertikaian politik didalam University of California. Pada tahun 1992 source code dilepas ke general dibawah lisensi yang kemudian dikenal sebagai the BSD license.
sekarang, BSD license mempunyai 3 clausa yang dapat diringkas sebagai berikut:
• Jangan mengklaim anda menulis source code.
• Jangan salahkan kami jika produk ini rusak/breaks
• Jangan menggunakan nama kami untuk mempromosikan produk anda.
pada awalnya, tiap orang yang memakai software diharuskan untuk mempunyai original license, mereka harus memberitahu University of California untuk memakai tersebut. Peraturan ini dihapus beberapa tahun kemudian. Hari ini, orang dapat menggunakan source code BSD tanpa harus mengumumkan/memberitahu siapapun

The BSD license bisa jadi adalah “the most liberal software license” yang pernah digunakan. Orang-orang bebas mengambil BSD dan memasukkannya kedalam produk proprietary, free products, dan open−source products. BSD lebih memilih istilah “copycenter” daripada “copyright” maupun “copyleft”. Yang artinya kira-kira seperti ambil source code ini dari copycenter kemudian bawa cource code ini kemanapun anda inginkan. Tak heran, perusahaan seperti Sun Microsystems juga mengambil dan menjadikannya copyright karena memang benar-benar bebas (free).

Kelahiran “The Modern FreeBSD”

Selama masa keemasan CSRG, pekerjaan UNIX dikerjakan dengan cepat di AT&T. AT&T mengambil source code BSD UNIX distribution dan mengintegrasikannya kedalam UNIX mereka, kemudian melisensi ulang hasilnya. Proses ini berlangsung mulus sampai pada suatu ketika AT&T tiba-tiba mendapat ijin untuk ikut berkompetisi dalam bisnis software. Mereka mempunyai produk yang sangat tinggi nilai jualnya: sebuah high-end operating system yang telah di-debugged dan di-develop oleh ribuan orang dari seluruh dunia. Tentu saja mereka sangat senang menjual UNIX ini untuk enterprises dengan harga mahal.

BSD license yang diluncurkan tahun1992 membuat kecewa berat USL (UNIX System Laboratories) AT&T. Segera, mereka membawa users serta university ke pengadilan. USL mengklaim bahwa UNIX Berkeley telah melanggar undang-undang hak kekayaan kekayaan intelektual (HAKI) dengan menyebarkan source code BSD. Sementara Berkeley mengklaim bahwa source code UNIX tersebut adalah milik mereka, karena mereka telah mekakukan improvement UNIX yang sangat signifikan. Pada saat yang sama, telah banyak orang yang telah mengambil source code BSD dan menjadikannya produk komersial/free. Salah satu dari produk tersebut adalah 386BSD, yang mana digunakan sebagai inti dari FreeBSD 1.0.
Pada tahun 1994, setelah pertengkaran selama dua tahun, kasus ini di tutup setelah pembuktian sebagian besar source code AT&T UNIX berasal dari BSD. hanya setengah lusin files yang berasal dari AT&T. sebagai solusi dari masalah ini, beberapa file akan didonasikan sedangakan lainnya menjadi proprietary. Sayangnya, FreeBSD 1.X terdapat beberapa file proprietary ini, sehingga banyak pengguna BSD yang bekerja dibayangi ketakutan untuk membangun kembali komponen yang hilang.
Setelah badai berlalu, versi baru UNIX di release sebagai BSD4.4−Lite. updatenya, yaitu BSD4.4−Lite2, adalah moyang dari sourcecode freeBSD sekarang, juga BSD yang lain seperti NetBSD, OpenBSD, and Mac OS X.
Saat ini, FreeBSD telah digunakan diseluruh penjuru internet Oleh beberapa perusahaan yang berorientasi internet. Sebagai contoh, saat ertikel ini ditulis, Yahoo! Mempercayakan FreeBSD untuk menjalankan hampir seluruh systemnya. The “baby Bell” US West menggunakan FreeBSD untuk menjalankan operasional internet. IBM, Nokia, dan banyak perusahaan hardware menggunakan FreeBSD pada embedded systems (bahkan kamu sendiri tidak tahu ada FreeBSD disana). Kenyataannya adalah, jika ada sebuah perusahaan berniat serius untuk melakukan manajemen bandwidth internet, kemungkinan besar systemnya menjalankan FreeBSD. FreeBSD ada dimana-mana; kamu mungkin tidak menyadarinya karena sangat jarang crashes.

FreeBSD Development
Ada ungkapan lama yang mengatakan bahwa memanage programmer itu sama seperti menggembalakan kucing (susah diatur). bisa jadi sama dengan pikiran anda, kenyataannya banyak bagian FreeBSD dimana pada developer bekerja bersama sebagai anggota team FreeBSD. Tidak seperti proyek lain, pengembangan FreeBSD dilakuakan secara terbuka. Ada dua macam golongan yang mendevelop FreeBSD: contributors and committers.

Committers
Saat ini, FreeBSD memiliki hampir 300 developers, atau committers. Committers mempunyai hak read−and−write atas master source code dan dapat men-develop, debug, atau memperbaiki kualitas bagian yang dianggap penting.
Jika berminat menjadi developer FreeBSD, pastikan anda bergabung dalam mailing list FreeBSD−hackers@FreeBSD.org, yang sebagian berisi diskusi teknis. Beberapa topik, bahkan dipecah lagi dan dibahas dalam milis yang lebih spesifik. Sebagai contoh, development networking dibahas dalam milis FreeBSD−net@FreeBSD.org. ada juga beberapa channel IRC tempat mangkal kru FreeBSD dan berdiskusi banyak hal. Para tamu dan pendengar rahasia boleh ikut sepanjang tidak menginterferensi (mengganggu). Ya!, Chatting internet memang bisa digunakan untuk bermacam2 tujuan teknis. Para committers bertanggung jawab agar FreeBSD tetap berjalan, menambah fitur baru, dan mengevaluasi patch yang dikirim oleh contributor. Kebanyakan developers adalah sukarela, hanya beberapa saja yang dibayar untuk menangani tugas yang rumit dan membuat sakit kepala.

Contributors
Sebagai tambahan untuk para committer, FreeBSD mempunyai ribuan contributor. Contributors tidak perlu khawatir akan merusak repository sistem operasi, mereka hanya mengirim patches yang kemudian akan diterima comitter. Comitter kemudian meng-evaluasi patches tersebut, kemudian memutuskan patch mana yang diterima/tidak. Seorang contributor yang consisten dan patchnya sering diterima comitter, akan ditawarkan untuk menjadi comitter.

Users
Akhirnya, FreeBSD memiliki user yang jauh lebih banyak, susah rasanya untuk menghitung persis berapa jumlah yang realistik. Anda dapat mendownload keseluruhan FreeBSD dengan free, tidak perlu register, upgrade, atau mengirim email ke mailing list.
Anggap saja kira-kira 5 dari 10 mesin yang ada di internet menggunakan FreeBSD. Bagian tadi tidak termasuk para komputer2 desktop yagn berada dibelakang mesin2 FreeBSD. Jika mesin ini dianggap tidak ada, dan hanya menghitung server internet, maka persentasi ini akan naik. Karena FreeBSD dapat menghandle ratusan bahkan ribuan domain internet, maka terjadilah ketimpangan antara situs yang menggunakan FreeBSD dibandingan dengan jumlah server

BSD yang lain
FreeBSD adalah BSD yang paling populer, tapi ia bukan BSD satu-satunya. BSD 4.4−Lite menelurkan beberapa project yang mempunyai tujuan dan fokus sendiri.

NetBSD
NetBSD mirip dengan FreeBSD dalam berbagai macam aspek. Kedua project ini saling berbagi source code dan developer. tujuan utama NetBSD adalah membuat OS yang dapat di-porting ke berbagai platform hardware. Sebagai contoh, NetBSD dapat berjalan di VAXes, PocketPC, Alpha server, juga Compaq iPaq. Bahkan dapat berjalan pada hardware yang belum ada (belum diluncurkan). Source code NetBSD diberikan secara bebas, sama seperti pendahulunya, FreeBSD.

OpenBSD
OpenBSD adalah cabang dari NetBSD sejak tahun 1996, tujuan utama adalah membuat OS BSD yang paling aman. OpenBSD adalah BSD yang pertama kali men-support hardware−accelerated cryptography (membolehkan untuk men-encrypt dan decrypt informasi pada waktu yang singkat), para developernya sangat bangga karena faktanya, default instalasi OpenBSD tidak dapat di-hack selama 4 tahun!!
Para OpenBSD mania telah meng-audit seluruh code OpenBSD, memperbaiki lubang-lubang security yang mungkin dapat diexploitasi. Namun, dari sisi user-friendly, OpenBSD tidak seperti FreeBSD.

BSD/OS
BSD/OS diproduksi oleh Wind River Systems, ia adalah sebuah OS komersial & closed−source yang menyerupai FreeBSD. Beberapa manufaktur hardware tidak merelease spesifikasi hardware tanpa nondisclosure agreements, sehingga developer tidak dapat membuat device driver karena proprietary hardware. BSD/OS mendukung hardware jenis ini. Bagian-bagian penting BSD/OS tersedia untuk FreeBSD committers, dan FreeBSD menyerap perbaikan yang tidak merusak nondisclosure agreements.

Mac OS X
Mac OS X? Betul sekali!! Sejumlah bongkahan besar FreeBSD telah diintegrasikan ke dalam Mac OS X Apple. Jika kamu sedang mencari Operating System yang stabil dengan Interface yang friendly dan powerful, Mac OS X bisa menjadi salah satu pilihannya. Meskipun FreeBSD telah mempunyai interface desktop untuk para profesional komputer, namun keliatannya kurang cocok untuk para paraniod, kakek-kakek, maupun nenek-nenek. Mac OS X lebih cocok untuk pemula/desainer karena mempunyai desain yang sangat intuitif. Mereka dapat langsung menggunakannya tanpa harus banyak berpikir. Mac OS menyertakan banyak hal yang sebenarnya tidak diperlukan untuk menjalankan sebuah server internet, serta hanya dapat berjalan pada hardware Apple. Sehingga, untuk kerperluan server murah dan powerfull, Mac OS tidak direkomendasikan. Meskipun, anda tidak dapat melihat source code GUI interface Mac OS, anda tetap dapat melihat source code BSD yang ada didalamnya. Apple telah me-releasenya dengan nama kode Darwin.

UNIX lainnya
Masih ada beberapa UNIX operating systems di luar sana, beberapa bahkan telah menyewa nama trademark UNIX sehingga mereka dapat menyebut diri mereka UNIX.

Sun Solaris
Solaris adalah salah satu UNIX yang paling dikenal dunia. Solaris dibuat oleh Sun Microsystem. Solaris berjalah pada high−end hardware yang dapat mendukung puluhan processor, GB RAM, serta harddisk. Ia banyak digunakan sebagai platform oleh aplikasi enterprise, seperti Oracle. Solaris didesain untuk berjalan pada processor SPARC yang diproduksi oleh SUN. Karena SUN mengontrol sendiri hardware dan software, mereka dapat mengembangkan system dengan fitur2 menarik, seperti, hot-swappable RAM, mainboard, harddisk, CPU.

AIX
Salah satu pasaing UNIX adalah IBM AIX. AIX mengklaim mempunyai journaling filesystem terbaik, mampu mencatat seluruh disk transaction yang terjadi, sehingga mampu me-recover system tanpa banyak masalah kemampuan ini meningkatkan reliability. AIX juga berbasis BSD.

Linux
Linux adalah sebuah kloning UNIX, ditulis benar-benar dari bawah pada awal tahun 1990-an. Linux sama dengan BSD dalam banyak hal, namun BSD telah mempunyai budaya yang telah lama, serta lebih ramah terhadap dunia komersial. Linux mensyaratkan kepada pemakai komersial untuk memberikan feedback kembali ke linux, sementara BSD tidak mempunyai batasan seperti ini. Diantara pengguna UNIX, terdapat konflik persepsi antara kubu BSD dan LINUX. Namun jika anda menggali lebih dalam, sebaliknya, anda akan melihat bagaimana para developer berkomunikasi dan bekerjasama dengan ramah dan pikiran terbuka. Hanya sebagian kecil dari user maupun developer yang membuat friksi.

IRIX, HPUX, dan lainnya
UNIX lain adalah IRIX (Silicon Graphics), sebuah applikasi grafis UNIX yang terkenal, serta HP−UX (Hewlett−Packard), yang populer dikalangan enterprise besar. Banyak paket software high-end seperti informix, mendesain khusus aplikasi pada platform HP-UX. Anda juga akan menemui pesaing lain seperti SCO dan UnixWare. Mereka juga UNIX namun tidak sepopuler seperti lainnya. Masih ada lagi UNIX lain seperti: A/UX (Apple), SINIX (Siemens UNIX) dan Xenix (Microsoft). Ya, microsoft adalah vendor UNIX bertahun-tahun yang lalu. Xenix kemudian dijual ke SCO dan menjadi SCO UNIX.

Kekuatan FreeBSD
Intinya, seperti apa seeh, FreeBSD itu?

Portability
Tujuan FreeBSD adalah menyediakan OS yang bebas didistribusikan, dan dapat berjalan pada hardware yang populer. Yang saat ini berarti dapat berjalan pada hardware yang dapat dimiliki oleh hampir semua orang (Intel x86−compatible systems: 386, 486, Pentium I through IV, Celeron, and AMD). FreeBSD juga berjalan di processor Alpha, IA64, AMD64, PowerPC Motorola, juga Sun’s SPARC.

Kekuatan
Karena FreeBSD dapat berjalan normal pada komputer 386, ia pun juga dapat berjalan baik pada komputer modern. Adalah suatu hal yang menyenangkan jika OS yang kita pakai tidak meminta processor dan ram yang banyak hanya untuk menjalankan user interface. Sebagai hasilnya, anda dapat menggunakan seluruh resource komputer untuk menjalankan tugas2 yang anda inginkan. Jika anda memilih menjalankan tugas lewat GUI, FreeBSD pun bisa memenuhinya.

Management Software yang sederhana
FreeBSD juga menyederhanakan manajemen software melalui koleksi “port”-nya. Umumnya, men-tuning proses padasystem UNIX memerlukan keahlian. “port” menyederhanakan proses ini dengan mengotomatisasi instalasi, uninstall, serta proses konfigurasi untuk ribuan paket software. (beberapa BSD OS lainnya juga membuat membuat sistem paket sendiri yang berbasiskan port).

Optimized Upgrade Process
Tidak seperti Operating system yang memerlukan prosedur melelahkan dan beresiko, seperti windows. Proses upgrade FreeBSD akan membuat sebuah OS yang di-optimisasi sesuai aplikasi dan hardware anda. Jika mengganti hardware, anda dapat me-rebuild system untuk hardware tersebut. Vendor seperti Sun dan Apple juga melakukan seperti ini, karena mereka membuat sendiri hardware dan OS, FreeBSD tidak dapat memaksa anda memakai memakai hardware tertentu.

Filesystem
Filesystme adalah bagaimana informasi di simpan pada harddisk fisik, seperti menyimpan halaman web kedalam bentuk 0 dan 1 di harddisk. FreeBSD memiliki filesystem yang canggih, dapat mendukung sampai 1 petabyte (1.000.000 GB), resisten terhadap kerusakan, serta mempunyai kecepatan baca-tulis yang tinggi. BSD filesystem kemudian diadopsi oleh banyak vendor UNIX komersial seperti Sun dan HP.

Siapa yang seharusnya memakai FreeBSD?
FreeBSD dapat digunakan sebagai desktop yang powerful atau mesin development, namun sejarah menunjukan kekuatan FreeBSD dalam men-support service: web, mail, dan file. Sebenarnya, kekuatan utama FreeBSD adalah sebagai server internet, cocok untuk menjalankan berbagai service internet. Jika anda berpikir untuk menggunakan FreeBSD atau UNIX lain sebagai desktop, anda perlu mengetahui bagaimana komputer bekerja. FreeBSD bukan pilihan tebaik untuk anda yang menginginkan GUI menarik dan simpel. Sebagai gantinya anda dapat memakai Apple Computer dengan Mac OS X-nya. Atau pilihan terakhir, gunakan Microsoft Windows, anda pun tidak perlu mengerti komputer untuk ini.

FreeBSD sebagai Desktop
Yeah, tentu saja kamu bisa menggunakan FreeBSD sebagai OS desktop yang powerfull. Ada sebuah konsep yang disebut “makan makanan kucing anda”. Jika anda menjalankan sebuah perusahaan makanan kucing, maka anda ingin kucing anda sendiri menyukai produk anda.
Jika tidak, berarti perusahaan anda ada masalah.
Intinya adalah, jika anda bekerja memproduksi sebuah produk, maka sudah selayaknya anda juga menggunakannya. Metode ini menjadi cara tercepat dalam pembelajaran UNIX. Dengan menjalankan FreeBSD sebagai desktop, anda dapat membuat system UNIX anda untuk menjalankan apa yang anda butuhkan, sebagai hasilnya, anda berubah menjadi server administrator yang powerful.
Aplikasi desktop pun sudah banyak: staroffice, video/mp3 player, burning CD/DVD, dll. Tampilan desktop pun tak kalah menarik, development KDE/GNOME yang semakin canggih, membuat tampilan desktop semakin disukai.

Pakai BSD yang lain?
NetBSD adalah kompetitor terdekat FreeBSD. Namun bukan seperti kompetisi di dunia komersial, kompetisi disini sangat ramah. FreeBSD dan NetBSD membagi source code dengan bebas, bahkan beberapa orang memanage subsystem yang sama pada kedua system. Sebagai contoh, FreeBSD & NetBSD men-share bersama kemampuan dukungan USB-nya, contoh lain: proyek integrasi layanan FTP juga dilakukan bersama.
Kekuatan utama NetBSD adalah kemampuannya berjalan dimana saja. Jika anda mempunyai hardware tua, NetBSD adalah pilihan yang sesuai dengan anda.
OpenBSD terlihat agak berbeda dengan dengan lainnya. Para developernya lebih berfokus pada security daripada membuat system yang lebih friendly. OpenBSD mempunyai fitur yang membuatnya mudah untuk melakukan tugas tertentu, seperti bridging firewall. Jadi, jika anda merasa kurang sreg dengan fitur sekuriti di FreeBSD, OpenBSD dapat menjadi pilihan anda.

Siapa yang perlu menjalankan Sistem Operasi proprietary?
Sistem Operasi proprietari seperti Sun Solaris, Microsoft Windows, IBM AIX, HP-UX adalah OS populer selain BSD dan Linux. Solaris khususnya, adalah pemain mayoritas pada pasar UNIX. Untuk High-End enterprise, Solaris dan Windows NT bersaing ketat. Meskipun lambat perubahannya, pada lingkungan tertentu, sistem operasi ini tidak tergantikan. Tetapi dengan menggunakan mesin FreeBSD untuk memjalankan layanan dasar seperti DNS, akan membuat hidup anda lebih baik dengan biaya yang lebih murah.

sumber: absolute BSD