Achmad Mardiansyah's Journal

Manage your knowledge by writing it

Archive for the ‘networking’ tag

Berminat belajar Quantum Communications?

with 10 comments

Hari ini baru selese kuliah Quantum Communication, yang ngajar orang ini.

Busyet dah… Pening… banyak konsep baru…

Quantum Communications adalah sebuah teknologi komunikasi yang mengambil prinsip Quantum untuk mengirimkan informasi. Saat ini, yang digunakan untuk mengirimkan data adalah photon. Media yang dipakai dapat berupa udara, atau fiber optic. note: photon berbeda dengan light loh yaa…

Quantum Communications adalah emerging technology pada abad 21. Yang namanya emerging berarti masih dalam tahap research, belum dipake orang banyak. Kalo sebuah teknologi udah bisa dibeli di supermarket, atau pasar inpres, artinya teknologi tersebut udah well established. Research tentang quantum communications banyak dilakukan di universitas eropa (vienna), US, dan tentu saja Australia. Perkiraan sih mungkin perlu 5-10 tahun lagi sampe teknologi ini bisa sampe dalam taraf komersial.

Quantum comms dipilih karena mempunyai feature yang sama sekali beda dengan classic communications. contoh: cryptography, super-densed coding, quantum network, quantum switching, quantum computers, dll. Salah satu feature yang menjadi daya tariknya adalah quantum cryptography dimana lebih baik dari cryptografi klasik saat ini. FYI, kriptografi classic yang dipakai saat ini dapat dibreak dengan menggunakan quantum computers.

Untuk dapat memahami quantum comms, ada hal dasar yang perlu diketahui dan ini sangat berbeda dengan komunikasi klasik. misal: qubit, quantum entanglement, bell states, measurements, no cloning theoy, quantum teleportation, dll

Beberapa achievement dari quantum comms adalah quantum comms pada jarak lebih dari 150km (journal nature, 2007), dan quantum entanglement di luar angkasa (saya lupa sumbernya).

Jika teknologi ini udah established, tentu saja kita2 ini bisa jadi quantum engineer. horeeee…  sabar ajah dan terus belajar… hehehe… 🙂

Ini ada cerita tentang dari PhD student yang baru selese menyelesaikan thesis tentang quantum comm. ada info tentang sholarship juga loh… 🙂 silahkan klik disini.

Telecommunication Consultants Undercover

with 54 comments

Sebuah artikel dari rekan saya sunandar, yang dulu pernah berjuang bareng untuk go international, jadi konsultan telekomunikasi di luar negeri, mencari sesuap nasi dan lembaran dollar. hehehe. sunandar ini udah kemana-mana ikutan projectnya, sedangkan saya pribadi tidak seaktif beliau. tetap terus belajar lah, dan meningkatkan kemampuan diri… 🙂

semoga berguna bagi pembaca 🙂

———————————————————–

Telecommunication Consultants Undercover Oleh Sunandar Priyo Sajugo

Telecommunication Consultants atau biasa di sebut Kontraktor merupakan pekerjaan yang sudah lama ada tapi mungkin belum banyak di antara teman-teman yang mengetahui tentang jenis pekerjaan ini, mulai dari jenis pekerjaannya seperti apa, berapa rate gaji yang biasa diperoleh, bagaimana untuk memulainya, apa tips-tips yang berguna bagi pemula untuk dapat menjadi konsultan telekomunikasi yang handal dan bergaji ratusan juga. Oke, mari kita mulai bincang-bincangnya.
Read the rest of this entry »

membuat solaris sebagai router/NAT

without comments

enable IP fowarding

svcadm enable svc:/network/ipv4-forwarding
svcadm enable svc:/network/ipv6-forwarding

check IP fowarding:

svcs -a | grep -i forwarding

display routing features:

routeadm

edit IP NAT

vi /etc/ipf/ipnat.conf
map rtls1 192.168.92.0/24 -> 0/32

enable packet filter to an interface

vi /etc/ipf/pfil.ap
e1000g0  -1  0 pfil

restart daemon:

svcadm enable svc:/network/ipfilter
svcadm enable svc:/network/pfil
svcadm restart svc:/network/ipfilter
svcadm restart svc:/network/pfil

apply NAT:

ipnat -CF -f /etc/ipf/ipnat.conf

monitor:

ipnat -l
ipmon –o N

Written by Achmad Mardiansyah

November 27th, 2009 at 10:01 pm

Setting DNS client di opensolaris

with 2 comments

saya dapat pertanyaan:
kenapa setelah install osol kok ngak bisa ngenet? ngak bisa resolve DNS juga, padahal /etc/resolv.conf udah bener. 🙁

hmmm…
berarti kamu blom ngerti proses resolve DNS di UNIX system.

berikut ini penjelasannya
1. OS pertama kali akan melihat /etc/nsswitch.conf
nsswitch.conf berfungsi untuk menentukan tahap2 resolving object.
contoh object yang di resolve: passwd, hostname, networks, etc.
untuk resolve hostname pastikan di “/etc/nsswitch.conf” ada tulisan:
hosts: files dns
artinya:
– OS akan meresolve sebuah nama host dengan melihat file dalam hal ini /etc/hosts
– jika /etc/hosts tidak ditemukan, maka query DNS server. lihat step 2 dibawah.

2. OS akan melakukan query ke DNS server yang terdaftar di /etc/resolv.conf
pastikan di /etc/resolv.conf ada tulisan:
nameserver 208.67.222.222
nameserver 208.67.220.220
artinya:
– menjelaskan ip address dari DNS server yang akan kita pakai

3. cek service “dns/client” running.
disolaris, daemon “dns/client” berfungsi untuk mengurusi step 1 diatas.
jika ada perubahan di /etc/nsswitch.conf, khususnya pada baris host, restart daemon ini.
check daemon:
# svcs -a | grep dns
online 14:17:45 svc:/network/dns/client:default
restart daemon:
# svcadm restart dns/client

regards,

Written by Achmad Mardiansyah

September 3rd, 2009 at 4:39 pm

Setting IP address di opensolaris / solaris

without comments

Q: mas, cara setting ip address di opensolaris gimana yah?

A. menggunakan nwam (network auto magic)
1. edit file konfigurasi
# vi /etc/nwam/llp
e1000g0 static 192.168.1.17
iprb0 dhcp
artinya:
interface e1000g0 menggunakan ip static
interface iprb0 menggunakan dhcp
2. jika ada perubahan pada file diatas, restart nwam
# svcadm restart nwam

pendapat pribadi: nwam masih banyak bug. kalo anda menjalankan server, sebaiknya matikan nwamnya.

B. konfigurasi tanpa nwam:
matikan service nwam:
# svcadm disable network/physical:nwam

1. kamu harus tahu nama interface yang ada di mesin solaris kamu. caranya:
# dladm show-link

2. buat file yang extentionnya adalah nama interface.
file tersebut berisi ip addres yang akan di pakai oleh interface tersebut.
# vi /etc/hostname.e1000g0
192.168.1.17 netmask 255.255.255.0
artinya:
interface e1000g0 memakai ip address static seperti diatas

3. jika ngak mau repot nulis netmask, buat file:
# vi /etc/netmasks
192.168.2.0 255.255.255.0
192.168.4.0 255.255.255.0
artinya:
interface akan memakai netmask yang telah didefinisikan di /etc/netmask.

4. jika interface tersebut ingin memakai dhcp, maka cukup dengan membuat file
/etc/dhcp.. mis:
# touch /etc/dhcp.iprb0

5.jika terjadi perubahan pada konfigurasi interface, restart daemon yang mengurus hal tersebut:
# svcadm restart network/physical:default

semoga membantu.

Setting Default gateway/router di solaris/opensolaris?

with 2 comments

tanya dunk mas,

Q: cara setting Default gateway di opensolaris?
caranya:
1. kamu bisa buat script sendiri yang berisi perintah untuk membuat default routing. script ini di jalankan ketika booting, dan dapat diletakkan di /etc/rc2.d.
2. jika ingin otomatis di eksekusi ketika booting bisa dengan mengedit file /etc/defaultrouter kemudian masukkan ip address gateway. contoh:
# vi /etc/defaultrouter
192.168.1.1
ini artinya kamu mensetting default route ke 192.168.1.1.

Q: cara ngecek routing table atau default gateway?
# netstat -rn

Q: jika mesin lagi running, dan saya ubah /etc/defaultrouter, gimana caranya supaya default routenya berubah tanpa restart mesin?
solaris punya daemon yang tugasnya membuat default route berdasarkan informasi dari /etc/defaultrouter. jadi kalo kamu sudah merubah /etc/defaultrouter, maka tinggal restart daemonnya agar membaca ulang /etc/defaultrouter.
# svcadm restart network/routing-setup

mudah2an jelas yah…

salam,